Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Yuyan Priatmaja

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Yuyan Priatmaja.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Tim buru sergap (Buser) Polres Lotim berhasil menciduk empat orang dari tujuh pelaku komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat, sekitar pukul 21.00 Wita, Selasa (08/1).

Dua pelaku diciduk di wilayah hukum Polres Lobar, dan dua pelaku lainnya di wilayah hukum Polres Lotim. Mereka adalah; Nur Efendi, Supandi, Rusdi dan Hendra, warga Jerowaru. Sedangkan tiga pelaku lainnya, kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Polres Lotim. Dan masih dikejar, mengingat identitasnya sudah dikantongi. Keempat pelaku yang telah diciduk itu, digelandang ke Mapolres Lotim bersama barang bukti guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim, AKP Yuyan Priatmaja, mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap komplotan pelaku curanmor yang selama ini telah meresahkan masyarakat Lotim. Cuma pihaknya hanya berhasil menciduk empat orang dari tujuh pelaku, karena tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri saat ditangkap petugas. Sehingga ketiga orang pelaku tersebut, kini masuk DPO Polres Lotim.

Saat menciduk empat pelaku itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sepeda motor hasil curian yakni Suzuki FU, Yamaha Jupiter MX, Yamaha Jupiter Z, kunci T, VCD dan salon yang dibeli dari hasil penjualan sepeda motor curian. ‘’Empat orang pelaku itu sudah mendekam di sel tahanan Polres Lotim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para pelaku merupakan komplotan yang melakukan aksinya di delapan lokasi yang ada di Kecamatan Labuhan Haji, Sakra, Sikur dan Masbagik,’’ kata Yuyan.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bima ini menjelaskan, terungkapnya komplotan pelaku curamor ini, bermula dari penangkapan yang dilakukan oleh tim Buser Polres Lobar terhadap dua pelaku, yakni Hendra dan Nur Efendi saat akan menjual sepeda motor hasil curiannya di wilayah Senggigi, Selasa siang (08/1). Setelah dilakukan cross chek terhadap sepeda motor itu, ternyata merupakan sepeda motor hasil curian di Lotim. Selanjutnya, pihak Polres Lobar menginformasikan ke Polres Lotim, sehingga pihaknya langsung meluncur ke Lobar untuk mengambil pelaku bersama barang buktinya.

Kemudian, pihaknya pun melakukan pengembangan terhadap kasus itu, dan mengungkap pelaku lainnya dengan menangkap dua orang yakni Supandi dan Rusdi di rumahnya masing-masing bersama barang buktinya. ‘’Yang jelas, untuk tiga pelaku lainnya yang sudah masuk DPO, kami akan terus mengejarnya. Pada kasus ini, pelaku diancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,’’ ungkapnya.(sr)