KLU, Lomboktoday.co.id—Kalangan DPRD Kabupaten Lombok Utara menyayangkan mobil dinas (Modis) yang dipakai ke cafe oleh oknum pejabat di lingkup Pemkab Lombok Utara, hingga Sabtu dini hari lalu (12/1).

Wakil Ketua I DPRD KLU, Syarifuddin menyatakan sangat perihatin dengan adanya Modis berplat DR 9010 GU yang dipakai ke cafe oleh oknum pejabat di lingkup Pemkab Lombok Utara tersebut.

‘’Memang sangat disayangkan bila mobil dinas itu dipakai ke cafe. Saya selaku masyarakat dan yang terlibat lansung dalam penganggaran pembelian mobil dinas itu, berharap agar para pejabat untuk tidak seenaknya menggunakan mobil dinas,’’ kata Syarifuddin saat ditemui Lomboktoday.co.id di kantornya, Senin (14/1).

Karena bagaimanapun, kata Syarifuddin, tujuan pihaknya menganggarkan dan membeli fasilitas tersebut, tak lain untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, dan bukan dipakai untuk hal yang tidak wajar. Jadi, pihaknya meminta Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu maupun Sekda setempat untuk segera memberikan sanksi kepada oknum pejabat yang telah berani menggunakan mobil dinas tersebut ke cafe.

Hal ini penting, untuk memberikan efek jera kepada yang bersangkutan, maupun pada para PNS di lingkup Pemkab Lombok Utara, agar ke depan tidak lagi ada yang seenaknya menggunakan mobil dinas untuk sembarangan, kecuali untuk keperluan kantor.

‘’Jangan sampai ada penilaian negatif kepada KLU, karena sekarang ini KLU sebagai daerah idola. Jadi, anggarannya jangan sampai dihambur-hamburkan untuk hal-hal yang tidak baik. Kalau kita berbicara masalah anggaran, tak ada henti-hentinya. Jadi, pergunakanlah anggaran itu sebagaimana mestinya,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu maupun Sekda Lombok Utara, belum bisa dimintai komentarnya, mengingat yang bersangkutan sedang menghadiri suatu acara.(kh)