MUSYAWARAH: KONI Kota Mataram saat musyawarah di ruang Kenari Kantor Walikota Mataram, Sabtu (02/3).

MUSYAWARAH: KONI Kota Mataram saat musyawarah di ruang Kenari Kantor Walikota Mataram, Sabtu (02/3).

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Masih banyaknya pengurus Cabang Olahraga (Cabor) di Kota Mataram yang telah habis masa kepengurusannya, membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram mengambil sikap.

Sekjen KONI Kota Mataram, Mansyur mengharapkan agar permasalahan kepengurusan cabor diselesaikan segera oleh internal masing-masing cabor. Sebab, dana pembinaan dari KONI Kota Mataram tidak akan dicairkan apabila SK kepengurusan yang telah kadaluarsa itu tidak segera diperbaharui.

‘’Selain itu, ada juga beberapa pengurus cabor yang akan habis masa tugasnya dalam beberapa bulan ini, apalagi bila ada pengurus aktif yang tidak produktif, perlu segera dilakukan penyelesaian secara internal. Karena, hal itu akan menghambat perkembangan atlet kita,’’ katanya saat musyawarah KONI Kota Mataram di ruang Kenari Kantor Walikota Mataram, Sabtu (02/3).

Apalagi tahun 2014 mendatang, kata Mansyur, cabor di Kota Mataram ini akan menghadapi Pekan Olahraga Propinsi (PORPROP). Dan, pihaknya mentargetkan untuk mempertahankan predikat juara umum. ‘’Jangan sampai kita bisa juara umum, tapi tidak bisa melakukan pembibitan atlet dengan baik,’’ ungkapnya dengan semangat.

Dalam Musyawarah itu, disepakati bahwa Kota Mataram akan mengadakan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) sebagai upaya menemukan bibit-bibit baru dari masing-masing kecamatan. Selain itu, ajang PORKOT juga digunakan KONI Kota Mataram untuk mengantisipasi mutasi atlet ke daerah lain. Karena, setiap atlet yang mengikuti PORKOT akan disodori surat pernyataan sebagai atlet Kota Mataram.

Mengenai pendanaan masing-masing cabor, Mansyur menegaskan, KONI Kota Mataram hanya akan memberikan dana yang bersifat stimulan, selebihnya diharapkan kreatifitas masing-masing cabor untuk mencari dana pembinaan.(ar)