LOTENG, Lomboktoday.co.id—Jumlah kuota haji untuk NTB tahun 2013 ini sebanyak 4.494 orang. Dari jumlah kuota tersebut, terbanyak berasal dari Kabupaten Lombok Timur yakni sebanyak 1.664 orang, disusul Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 1.177 orang, Kota Mataram sebanyak 449 orang, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 368 orang, Kabuapten Bima 241 orang, Kabupaten Sumbawa 196 orang, Kota Bima 135 orang, Kabupaten Dompu 73 orang dan Kabupaten Sumbawa Barat 62 orang.

‘’Keberhasilan ekonomi masyarakat kita cukup baik dibandingkan dengan tahun sebelumya. Itu bisa kita lihat dari jumlah kuota calon jamaah haji yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya mulai dari tahun 2008 lalu sampai sekarang,’’ kata Kepala Kantor Kementerian Agama Propinsi NTB melalui Kepala Bidang Haji dan Umroh, Maad Umar disela-sela acara sosialisasi pembinaan calon jamaah haji tahun 2013 di kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (11/4).

Maad Umar menjelaskan, pada tahun 2012 lalu saja, sebanyak 15.000 lebih calon jamaah haji yang sudah mendaftarkan diri, bahkan tahun 2013 ini pun semakin bertabah dan telah melebihi dari 15.000 orang. Artinya, animo masyarakat NTB untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah sangat tinggi, meski mereka harus menunggu beberapa tahun ke depannya guna mendapat jatah kursi haji.

Sementara itu, tujuan dari sosialisasi pembinaan calon jamaah haji ini, supaya tidak membingungkan mereka dalam melaksanakan ibadah haji, baik itu dari sekarang, kemudian saat pemberangkatan, pelaksanaan ibadah haji, dan kepulangan jamaah haji.

‘’Pelaksanaan ibadah haji tahun 2013 ini, tinggal beberapa bulan lagi. Disadari bahwa, pelaksanaan ibadah haji memerlukan persiapan yang lebih ekstra. Bimbingan manasik haji ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan tiap tahunnya sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji. Bimbingan ini bertujuan agar jamaan calon haji memiliki bekal tentang tatacara pelaksanaan haji, agar dalam beribadah nanti berjalan lancar dan benar sesuai kaidah agama,’’ kata Wakil Bupati Lombok Tengah, HL Normal Suzana.

Sosialisasi ini, kata Normal Suzana, mutlak dibutuhkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi calon jamaah haji, baik menjelang pemberagkatan dari tanah air ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji hingga kembali ke tanah air.

‘’Saya harapkan calon jamaah haji bersungguh–sunggguh dalam mengikuti bimbingan dan sosialisasi supaya pelaksanaan ibadah haji nanti berjalan dengan lancar dan benar. Saya juga minta kepada calon jamaah haji supaya sabar dan menjaga prilaku, apabila ada kesalahan tekhnis dari panitia pelaksanaan haji. Dan, itu merupakan ujian dalam ibadah haji. Yang lebih penting adalah, calon jamaah haji harus menjaga kesehatan,’’ ungkapnya.(ros)