LOTIM, Lomboktoday.co.id—Pada pertengahan Mei 2013 ini, para petani tembakau virginia di Lombok Timur sudah mulai menanam tembakau, dengan luas areal lahan mencapai 12.211 hektare untuk mitra binaan tahun 2013.

Luas lahan tersebut, sama luasnya dengan luas lahan tanam tahun 2012 lalu, khusus untuk mitra binaan. Saat ini, para petani mitra binaan maupun swadaya, masih sedang dalam proses pembibitan tembakau virginia.

‘’Pertengahan Mei ini petani tembakau sudah mulai menanam, dan akhir menanam diperkirakan awal Juni 2013,’’ kata Kepala Bidang Usaha Tani Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lotim, Muhrim kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/4).

Muhrim mengatakan, untuk masalah bibit tembakau, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tidak akan menyalurkan bibit seperti tahun sebelumnya kepada para petani. Petani akan memperoleh bibit dari perusahaan mitra binaan sebagaiamana kesepakatan yang telah dibuat antara perusahaan dengan para petani mitranya. Sedangkan Pemkab Lotim akan memberikan bantuan hibah yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp14,042 miliar kepada para petani tembakau.

Dana hibah DBHCHT tersebut akan diberikan melalui kelompok tani sesuai persyaratan yang ada berdasarkan jumlah pemilik open tembakau. Dan penggunaan dana hibah itu untuk keperluan pembelian bibit.

‘’Perhitungannya yakni 7,2 gram x 37. Sisanya untuk pembelian bahan bakar alternatif dan tehnologi lainnya yang akan digunakan para petani sebagai bahan bakar open tembakau,’’ ungkapnya.

Muhrim menyebutkan jumlah pemilik open di Lotim mencapai 8.747 orang, dengan jumlah open sebanyak 10.556 unit. Sebelum bantuan diberikan, akan dilakukan verifikasi lapangan terhadap para petani yang berhak atau tidak memperoleh bantuan. Yang jelas, pemberian bantuan tahun ini kepada para petani melalui kelompoknya, itu sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Bantuan akan diterima oleh petani dalam bentuk uang yang langsung ditransferkan ke rekening petani.

Petani yang menanam dan mengopen, akan mendapatkan bantuan hibah untuk pembibitan dan bahan bakar. Sedangkan petani yang memiliki open, juga akan mendapatkan bantuan. ‘’Hasil verifikasi sangat menentukan siapa diantara para petani yang berhak untuk memperoleh bantuan atau tidak.Kalau tahun ini, musim tanamnya semi basah, terjadi hujan tapi tidak terlalu besar,’’ ujarnya.(sr)