LOTIM, Lomboktoday.co.id—Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Timur tidak akan melakukan perhitungan cepat (real quick count) mengenai hasil Pemilukada bupati/wabup Lotim, 13 Mei 2013. Tapi, KPU Lotim akan melakukan penghitungan sesuai aturan main yang ada.

Dimana, dalam aturan yang ada, tidak dijelaskan mengenai perhitungan hasil Pemilukada yang dilakukan melalui real quick count, apalagi bekerjasama dengan lembaga survey. ‘’Kalau kami melakukan penghitungan cepat hasil Pemilukada Lotim ini, maka tentunya akan melanggar aturan yang ada,’’ tegas Ketua KPU Lotim, M Khairil Anwar kepada wartawan di Selong, Sabtu (11/5).

Khairil Anwar mengatakan, dalam proses perhitungan hasil Pemilukada bupati/wabup Lotim, akan dilakukan mulai dari tingkat KPPS, kemudian baru ke PPS, PPK dan terakhir rekapitulasi semua di KPU Lotim, yang waktunya sembilan hari setelah kegiatan pelaksanaan Pemilukada.

Begitu pula jika KPU Lotim terlebih dahulu mengetahui dan mengugumkan hasil Pemilukada Lotimdengan menggunakan perhitungan cepat, maka hal itu akan melanggar proses yang ada. Sehingga untuk mengetahui hasilnya, tentu masyarakat sendiri yang lebih tahu. ‘’Masyarakat yang lebih dahulu mengetahui hasil Pemilukada, ketimbang KPU Lotim. Jadi, KPU Lotim akan melakukan perhitungan hasil Pemilukada dengan mengacu pada proses dan aturan yang sudah ada,’’ ungkapnya.(sr)

Incoming search terms:

  • lotim
  • hasil rapat pleno PEMILIHAN LEGISLATIP 2014 KPU LOTIM