LOTIM, Lomboktoday.co.id—Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lombok Timur hingga saat ini belum menerima dan menemukan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pemungutan suara gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim pada Pemilukada yang berlangsung Senin kemarin (13/5). Baik itu dari paket calon dan timses cagub/cawagub NTB maupun cabup/cawabup Lotim. Tapi, jika ada tentu pihaknya akan tindaklanjuti sesuai aturan main yang ada, tanpa pandang bulu.

‘’Sampai saat ini, kami belum terima laporan mengenai temuan dugaan kecurangan di lapangan dalam pencoblosan Senin kemarin,’’ tegas Ketua Divisi Penindakan Panswalu Lotim, Miftahurrahman kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/5).

Laporan yang diterima dari petugas pengawas lapangan yang diterjunkan pada hari pencolosan itu, adalah hanya kekurangan logistik Pemilukada di beberapa TPS. Termasuk Formulir C1 yang seharusnya tidak dimasukkan dalam kotak, tapi realita di lapangan dimasukkan dalam kotak. Begitu juga data perhitungan di masing-masing PPS belum diberikan, sehingga ini menjadi temuan Panwaslu. ‘’Kalau belum diberikan data rekapitulasi kepada petugas pengawas lapangan, maka itu belum bisa dilakukan perekapan. Sehingga, hal ini yang kami tuntut agar diberikan,’’ ungkapnya.(sr)