LOTENG,Lomboktoday.co.id – Pemda Lombok Tengah akan menertibkan dan menutup praktik pertambangan emas liar di wilayah Prabu, Kecamatan Pujut. Langkah itu diambil lantaran praktik tambang emas illegal itu bisa merusak lingkungan, dan juga mulai mengganggu sektor pariwisata di Lombok Tengah.

“Pertambangan emas itu akan kami tertibkan dan akan ditutup. Ini sesuai dengan instruksi Bupati, karena praktik pertambangan liar itu mengancam lingkungan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM (PU ESDM) Loteng, Lalu Rosyidi, Jumat (2/8).

TAMBANG RAKYAT. Aktivitas tambang emas di pulau Lombok, NTB. [Panca/ Lomboktoday.co.id]

TAMBANG RAKYAT. Aktivitas tambang emas di pulau Lombok, NTB. [Panca/ Lomboktoday.co.id]

Pengolahan bebatuan tambang dengan gelondongan menggunakan merkuri di kawasan pertambangan liar itu sudah mengkhawatirkan dan dampaknya bisa berbahaya bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Menurut Lalu Rosyidi, saat ini pihaknya tengah melakukan pendekatan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang ada di desa itu agar masyarakat menyadari bahaya tambang liar.

“Dengan pendekatan ini kita berharap dapat membuahkan hasil sehingga warga menyadari bahaya dari tambang emas tersebut dan warga tidak melakukan  perlawanan lagi saat kita nanti melakukan penutupan,”terangnya.

Selain pendekatan dengan masyarakat, Dinas PU ESDM juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP, untuk membackup saat penutupan tambang itu dilakukan.

“Kalau sudah kita lakukan penutupan tambang emas tersebut maka tidak akan ada lagi kegiatan gelondongan, karena sumbernya kita sudah tutup,”pungkasnya. ROS

Incoming search terms:

  • pu loteng tangani tambang ilegal