MATARAM,Lomboktoday.co.id – Pasangan Calon Bupati dan Wabup Lombok Barat, H Zaini Arony – Fauzan Khalid (AZAN), menang mutlak dalam survei tingkat elektabilitas publik yang dilakukan pihak Konsultan Citra Indonesia (KCI) untuk Pemilukada Lombok Barat.

Direktur KCI M Barkah, saat menyampaikan hasil survei pemilukada Lombok Barat. [Lomboktoday.co.id/Sigit SL]

Direktur KCI M Barkah, saat menyampaikan hasil survei pemilukada Lombok Barat. [Lomboktoday.co.id/Sigit SL]

Hasil survei yang menunjukan  pasangan AZAN meraup suara sebanyak 64,00 %, jauh diatas angka yang diraih pasangan lainnya, juga memprediksi pemilukada di Lombok Barat hanya berjalan satu putaran.

Perolehan suara AZAN jauh mengungguli tiga paket pasangan calon lainnya, yaitu pasangan Mahrip – TGH Munajib Kholid (MAJU) yang hanya meraih suara sebanyak 8,5%, kemudian pasangan Ridwan Hidayat – Lalu Saiful Akhyar 3,2%, dan pasangan Zahrul Maliki – Irwan memperoleh 0,5%.

“Sementara sisa suara sebanyak 23,6% diantaranya ketika dilakukan pendataan dengan metode wawancara dan kuesioner menjawab tidak tahu, tidak jawab, atau rahasia,” kata Direktur KCI, Moh. Barkah Pattimahu, M.Si, Jumat (13/9), dalam keterangan pers di Mataram.

Disampaikan, pengumpulan data dilakukan MCI sejak tanggal 4 hingga 8 September 2013 dengan jumlah responden sebanyak 400 pemilih yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Lobar.

“Metodologi survei menggunakan metode sampling (multistage random sampling), yaitu mendatangi dan tatap muka secara langsung responden, melakukan wawancara, dan mengisi kuesioner, dengan margin of eror suara mencapai 5%,” jelas Barkah.

Dari capaian angka-angka tersebut, lanjutnya, maka paket AZAN diprediksi bakal memenangkan Pemilukada Lobar satu putaran pada tanggal 23 September 2013 mendatang.

Tingginya elektabilitas calon incumbent (Zaini Arony) tersebut, yang bahkan melebihi angka psikologis (50%), ternyata juga melampaui elektoral Pemilukada tahun 2008, dimana saat itu Zaini Arony memperoleh suara sebanyak 58,95%.

“Variabel penentu tingginya elektabilitas Zaini Arony, karena calon incumbent ini lebih dikenal dan disukai masyarakat, atau lebih populer. Selain itu personability Zaini Arony juga mempesona, dengan capaian kerja positif di mata para pemilih, serta bebas dari isu-isu negatif,” ucap Barkah.

Karenanya, tak heran ketika dilakukan survei dan pendataan dilapangan oleh KCI, salah satu konsultan politik dibawah Lembaga Survei Indonesia (LSI), Zaini Arony unggul lebih dari separuh (>50%) di semua segmen pemilih, mulai dari kategori pendidikan, suku, pendapatan, hingga agama.

Keunggulan Zaini Arony juga diperoleh dari segmentasi pemilih di lingkungan partai politik.

“Dari tiga partai besar peserta Pemilu yang dilakukan pendataan, yakni Golkar, Demokrat, dan PKS, Zaini Arony ternyata unggul merata di semua pemilih partai,” papar Barkah.

Diakui Barkah, meskipun hasil survei hari ini menyatakan calon incumbent Pemilukada Lobar menang mutlak suara, bukan berarti ketika pelaksanaan Pemilukada nanti bisa memenangkan hasil pemilihan.

“Itu bisa saja terjadi kalau ada kejadian yang luar biasa, atau tsunami politik. Selain itu, pemberitaan secara masiv (gencar) yang dilakukan oleh media massa juga dapat mempengaruhi perolehan elektabilitas calon,” terang Barkah. GT