Jelang Lebaran Qurban, Harga Kambing Meroket

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Perayaan Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriyah, akan jatuh pada hari Jumat (26/10). Jadi, menghadapi hari raya qurban tersebut, harga kambing di sejumlah pasar ternak di wilayah Lombok Timur semakin meroket hingga menembus angka Rp 3 juta per ekor.

H Marzuki, salah seorang pedagang kambing yang ditemui Lomboktoday.co.id  di pasar ternak Masbagik mengakui bila saat ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap harga kambing di pasaran.

‘’Memang terjadi peningkatan harga kambing jelang lebaran ini. Tapi, saya pikir hal ini masih sebatas kewajaran. Karena saya yang sudah puluhan tahun menjadi saudagar kambing, hanya pada hari raya qurban ini saja saya bisa menikmati hasil usaha saya, ya bisa saya bilang ini usaha tahunan,’’ katanya.

Sedangkan untuk harga daging, juga terjadi kenaikan. Cuma tidak terlalu signifikan bila dibandingkan dengan harga hewan qurban. Dari pantauan Lomboktoday.co.id di pasar Paok Motong, harga daging masih pada kisaran harga Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram. Sementara harga hewan qurban di pasar ternak Masbagik terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Dimana, kisaran harga kambing yang sudah cukup umur untuk di qurban yakni Rp 800 ribu hingga Rp 2,5 juta per ekor. Bahkan ada yang menembus harga Rp 3 juta.

Harga daging dengan kisaran Rp 70 ribu per kilogram, dianggap oleh masyarakat Lombok Timur masih normal. Lebih-lebih daging ini sudah dibutuhkan dari sejak dua bulan lalu oleh masyarakat, terutama bagi para calon jamaah haji yang melakukan syukuran atas keberangkatan mereka ke tanah suci Makkah Al Mukarramah.

Kebutuhan daging yang cukup banyak, juga karena tradisi masyarakat Lotim. Dimana, ketika mereka melakukan hajatan, baik pada acara perkawinan, hitanan dan kematian, mereka selalu membutuhkan daging yang setara dengan satu ekor sapi. Sehingga, bila diakumulasi, tentu kebutuhan daging bagi masyarakat Lotim sangat tinggi. Apalagi, pada tiga bulan terkhir ini, jumlah perkawinan, hitanan dan acara kesembilan hari (kematian, Red), frekuensinya sangat tinggi.(ml)

Kirim Komentar

Leave a Reply