Pertumbuhan Ekonomi Kota Mataram 2013 Diprediksi Meningkat

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Tren Pertumbuhan Ekonomi Kota Mataram sejak tahun 2010 terus menunjukkan angka peningkatan yang positif. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Kota Mataram interval 2010 hingga 2012 rata rata 7-8 persen pertahun. Angka ini di atas rata rata pertumbuhan ekonomi nasional 6-6,5 persen pertahun.

Pertumbuhan ekonomi yang positif dalam tiga tahun terakhir berdampak pada sektor pendapatan dalam pos anggaran Kota Mataram. Berdasarkan draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Mataram tahun 2013 yang disampaikan Walikota Mataram H Ahyar Abduh dalam sidang paripurna dewan, Senin (5/11), pos pendapatan mengalami peningkatan sebesar Rp 78 miliar lebih dari tahun 2012 lalu Rp 679 miliar menjadi Rp 758 miliar. Peningkatan sektor pendapatan ini ditopang dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dana perimbangan pemerintah pusat.

Dalam RAPBD Kota Mataram tahun 2013, Pemerintah Kota Mataram menargetkan Pendapatan Asli Daerah sebesar 90 miliar rupiah. Penetapan angka yang cukup tinggi ini lanjut Ahyar mengacu pada target PAD tahun 2012 lalu sebesar 65 miliar, namun pada realisasinya tercatat sebesar 82 miliar rupiah.

Peningkatan jumlah PAD Kota Mataram sangat ditopang oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi yang positif. Masih dalam catatan BPS, sektor jasa hotel dan restoran, telekomunikasi, perdagangan dan jasa telah mampu menyerap pertumbuhan tenaga kerja sehingga dalam catatan Pemerintah juga turun mengurangi angka pengangguran serta kemiskinan di Kota Mataram.

Lebih jauh dikatakan Ahyar, stigma yang menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kota Mataram diprediksi menurun paska perpindahan Bandara Internasional Lombok ke Kabupaten Lombok Tengah tidak terbukti. Kehilangan pendapatan sebesar 700 juta rupiah tampaknya memberikan berkah tersendiri bagi Kota Mataram. Pertumbuhan sektor jasa hotel dan restoran paska perpindahan bandara justru semakin meningkat. ‘’Paska pindahnya Bandara, 5 ijin pendirian hotel baru sedang diproses Pemkot Mataram,’’ tegas Ahyar.

Arah pembangunan Kota Mataram tahun 2013 lanjut Walikota masih tetap mengacu pada 3 (tiga) pilar pembangunan. Di sektor peningkatan infrastruktur perkotaan, Pemerintah Kota melakukan terobosan yakni dengan menargetkan pengaspalan jalan lingkungan dan drainasenya sepanjang 75 kilometer yang menelan anggaran sebesar 60 miliar rupiah. Inovasi ini merupakan langkah kongkrit Pemerintah dalam peningkatan infrastruktur perkotaan dalam upaya menunjang peningkatan ekonomi daerah.

Dalam pos RAPBD Kota Mataram tahun 2013, terdapat defisit anggaran sebesar 84 miliar. Defisit ini lanjut Walikota tampak cukup besar. Hal ini disebabkan adanya tambahan belanja 60 miliar rupiah untuk pembangunan infrastruktur perkotaan. Namun angka tersebut dapat ditutupi oleh sisa lebih perhitungan anggaran pemerintah (silpa) ABPD 2012 pungkas Ahyar.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply