Hotmik Jalan Kabupaten Capai 700 Km

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menegaskan, hingga saat ini, panjang jalan kabupaten di Lotim yang sudah dihotmik dan diperbaiki mencapai 700 km yang tersebar di 20 kecamatan di Lotim. Sedangkan ruas jalan Kabupaten Lotim secara keseluruhan mencapai panjang 1.073 km. Sehingga, tinggal 373 km panjang jalan kabupaten yang masih belum dilakukan penghotmikan atau perbaikan.

‘’Saat ini pemerintah daerah masih terus melakukan penghotmikan jalan kabupaten dengan mengedepankan skala prioritas yang ada,’’ kata Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy, di Selong Lotim, Kamis (20/12).

Sukiman menjelaskan, Pemda terus-menerus memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang masih rusak, untuk segera dilakukan perbaikan, agar masyarakat merasa nyaman menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat di jalan raya. Ini demi memperlancar arus transportasi bagi masyarakat untuk memperbaiki prekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik lagi. Karena, dengan adanya infrastruktur jalan yang bagus, tentu akan memudahkan akses bagi masyarakat itu sendiri.

‘’Kami minta kepada masyarakat untuk memelihara jalan yang sudah dihotmik, agar bisa bertahan lagi. Karena, tidak ada artinya pemerintah daerah melakukan perbaikan kalau kesadaran untuk memeliharanya tidak ada,’’ ungkapnya.

Pemerintahan Sukiman-Lutfhi (Sufi) pada saat baru menjabat hingga saat ini, sudah bisa menunjukkan hasil yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Lotim. Diantaranya,  mengenai masalah listrik di wilayah eks Koperasi Listrik Pedesaan (KLP) Sinar Rinjani Aikmel yang dulunya gelap gulita. Tapi, dengan berbagai usaha dan perjuangan yang keras, akhirnya di wilayah eks KLP sekarang sudah tidak gelap lagi.

Artinya, dengan masuknya PLN dan banyaknya bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun Pembangkit Listrik Tenaga Hidromikro (PLTMH), tentu sangat membantu masyarakat akan kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Begitu juga mengenai masalah kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang ada di wilayah Selatan. Dengan sudah mulai dibangunnya Bendungan Dam Pandandure, maka akan bisa membantu masyarakat di wilayah Selatan untuk mengairi lahan pertaniannya.

‘’Kami juga tengah berusaha membawa air dari wilayah Utara ke Selatan untuk mengatasi masalah krisis air di wilayah Selatan,’’ ujar mantan Dandim 1615 Lotim ini.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply