2009-2012, Wirausaha Baru Tumbuh 73.710 Unit

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Program unggulan Dinas Koperasi UMKM NTB dalam RPJMD NTB 2009-2013 adalah penumbuhan 2.000 koperasi berkualitas dan penumbuhan 100 ribu wirausaha baru. Untuk penumbuhan 100 ribu wirausaha baru, sejak 2009 hingga 27 Desember 2012, baru terealisasi mencapai 73.710 unit atau sekitar 73,71 persen.

‘’Alhamdulillah, dari target penumbuhan 20 ribu unit wirausaha baru tahun 2012 ini, hingga per 27 Desember telah terealisasi sebanyak 20.092 unit atau sekitar 100,46 persen,’’ kata Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB, H Moh Rusdi kepada wartawan saat jumpa pers terkait Refleksi Pemberdayaan Koperasi UMKM dan Program Tahun 2013, di kantor Diskop UMKM NTB, Jumat (28/12).

Rusdi mengatakan, mengingat hingga akhir 2013 mendatang, penumbuhan wirausaha baru harus mencapai 100 ribu unit, sementara yang sudah terealisasi baru mencapai 73.710 unit, maka pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengejar sisa target yang tinggal 26.290 unit. Dan pihaknya optimis sisa angka 26.290 unit wirausaha baru tersebut akan bisa terealisasi 100 persen pada 2013 mendatang. Dengan begitu, target penumbuhan 100 ribu wirausaha baru, akan terwujud sesuai harapan yang tertuang dalam RPJMD Propinsi NTB 2009-2013.

Rusdi merasa sangat bersyukur, karena penumbuhan wirausaha baru dari tahun ke tahun, yakni 2009, 2010, 2011, dan 2012, selalu melebihi dari target. Buktinya, target penumbuhan wirausaha baru pada 2009 sebanyak 10 ribu unit, terealisasi mencapai 7.373 unit atau sekitar 73,73 persen. Pada 2010, sebanyak 20 ribu unit penumbuhan wirausaha baru yang ditargetkan itu, yang terealisasi melampui target yakni sebanyak 20.818 unit atau 104,09 persen.

Sedangkan pada 2011, dari 20 ribu unit yang ditargetkan, terealisasi mencapai 25.427 unit atau 127,14 persen. Begitu pula pada 2012, dari 20 ribu unit yang ditargetkan, dan terealisasi mencapai 20.092 unit atau sekitar 100,46 persen. Sehingga, total penumbuhan wirausaha baru dari 2009-2012 mencapai 73.710 unit atau 73,71 persen.

‘’Pada tahun 2009 lalu itu, memang dalam menumbuhkan wirausaha baru, kami tidak bisa memenuhi target 10 ribu unit, karena mulainya agak telat yakni sekitar pertengahan tahun (Juni 2009, Red). Sehingga, yang bisa kami penuhi cuma 7.373 unit saja, dan masih tersisa tinggal 2.627 unit. Dengan begitu, otomatis target penumbuhan wirausaha baru tahun 2013 nanti, akan berjumlah menjadi 26.290 unit,’’ ungkapnya.

Rusdi menjelaskan, dari 20.092 unit wirausaha baru yang terealisasi pada 2012 ini, terbanyak disumbang oleh KSB. Dimana, dari target 500 unit, yang terealisasi mencapai 1.467 unit (293,40 persen), disusul KLU dari target 450 unit, yang terealisasi 1.039 unit (230,89 persen). Kemudian Kota Bima, dari target 660 unit, yang terealisasai 937 (141,97 persen), Kabupaten Bima dari target 1.980 unit, yang terealisasi 2.572 unit (129,90 persen), Kota Mataram dari target 1.840 unit, yang terealisasi 2.001 (108,75 persen), Kabupaten Dompu dari target 960 unit, yang terealasi 996 unit (103,75 persen).

Sedangkan Kabupaten Lombok Tengah, dari target 3.800 unit, tapi yang terealisasi hanya 3.589 unit (94,45 persen), Kabupaten Sumbawa dari target 1.860 unit, tapi yang terealisasi hanya 1.520 unit (81,72 persen), Lombok Timur dari target 5.000 unit, tapi yang terealisasi hanya 2.698 unit (53,96 persen), Kabupaten Lombok Barat dari target 2.950 unit, tapi yang terealisasi hanya 1.349 unit (45,73 persen). Dan badan/instansi propinsi sumbang 1.924 unit.

‘’Untuk penyerapan tenaga kerja mencapai sebanyak 167.666 orang, terdiri dari 77.596 laki-laki dan 90.070 perempuan. Sedangkan menyangkut asset mencapai Rp69,935 miliar lebih, dan omzet mencapai Rp71,352 miliar lebih,’’ ujarnya.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply