Pelayanan Bank NTB Dikeluhkan

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Para nasabah Bank NTB Cabang Selong, mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh pihak bank milik Pemda NTB ini, terutama dalam hal pelayanan melalui transaksi ATM. Sebab, para nasabah yang hendak akan melakukan transaksi penarikan uang melalui ATM secara langsung, tidak bisa dilakukan mulai Sabtu sore  hingga Minggu ini (29-30 Desember 2012).

Sehingga, hal ini sangat merugikan para nasabah Bank NTB tersebut. Padahal, para nasabah sangat membutuhkan uang untuk keperluannya. ‘’Masak setiap ATM Bank NTB yang ada di sekitar Selong dan Pancor ini, kami mencoba melakukan penarikan uang tidak bisa. Sedangkan kami sangat membutuhkan uang itu,’’ keluh seorang nasabah Bank NTB, Herni kepada Lomboktoday.co.id, Minggu (30/12).

Herni mengatakan, pihaknya memang sudah mengatahui bila semua bank akan tutup buku pada akhir tahun, termasuk Bank NTB. Tapi, jangan sampai pelayanan di ATM juga terganggu seperti ini, itu sangat merugikan nasabah. Karena, bila pihaknya akan melakukan penarikan langsung ke kantor Bank NTB, itu tidak akan bisa, mengingat sudah tutup buku dan hari libur.

Itu sebabnya, ia maupun nasabah yang lainnya memanfaatkan ATM yang ada untuk melakukan transaksi penarikan uang. Tapi mengalami gangguan yang diduga ada unsur kesengajaan oleh Bank NTB. ‘’Saya melakukan penarikan di ATM Bank NTB, tapi kok uangnya tidak bisa keluar, sehingga ini yang menjadi pertanyaan saya selaku nasabah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Hapsan Hirwan. Warga Selong ini mengaku saat dirinya melakukan penarikan uang melalui ATM Bank NTB di Masjid Agung Selong, mengingat ATM tersebut merupakan ATM bersama, tapi ternyata uangnya tidak bisa keluar, padahal traksaksinya berhasil.

Karena itu, ia menduga bila Bank NTB ada unsur kesengajaan untuk tidak melakukan traksaksi penarikan uang melalui ATM, mengingat akhir tahun. Ini untuk menjada kestabilan neraca keuangan yang ada di Bank NTB. Karena, jika tetap ada transaksi yang dilakukan oleh para nasabah, maka akan menganggu neraca pengeluaran uang dari bank yang bersangkutan.

‘’Untuk melihat bank itu sehat dan tidaknya terhadap pertumbuhan bank yang ada, tergantung dari negara keuangannya, apakah stabil ataukah tidak,’’ kata Hapsan Hirwan.

Bila melihat kenyataan yang ada, Hapsan yang juga Notaris di Lotim menilai, pelayanan yang diberikan Bank NTB kepada nasabahnya, masih belum maksimal.

Di tempat terpisah, Kepala PT Bank NTB Cabang Selong, H Iswahyudi saat dikonfirmasi tidak terlalu banyak berkomentar. Tapi, Iswahyudi mengatakan, untuk semua ATM bersama terjadi take up, karena menyangkut masalah peredaran uang, apalagi akhir tahun.

‘’Saya akan cross check langsung ke ATM Bank NTB, karena saya sudah menghubungi petugas yang menangani masalah ATM, tapi masih belum bisa,’’ kata Iswahyudi singkat.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply