Sambungan Baru PDAM Naik 12 Persen

JUMPA PERS: Direktur Utama PDAM Menang Mataram, HL Ahmad Zaini (tengah) saat jumpa pers terkait Refleksi Akhir Tahun PDAM Menang Mataram, Jumat sore lalu (28/12). Foto: Abdul Rasyid/Lomboktoday.co.id

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Sepanjang tahun 2012, dari target sambungan baru PDAM Menang Mataram, terjadi kenaikan sebesar 12 persen dari tahun 2011 lalu, yang sebesar 7.400 menjadi 8.300 sambungan.

Naiknya jumlah sambungan baru ini, tentu berdampak pada cakupan pelayanan. Dimana, jumlah pelanggan baru untuk masing-masing wilayah selama tahun 2012, mengalami kenaikan. Wilayah Kota Mataram, jumlah pelanggannya kini mencapai 50.224 pelanggan, Lombok Barat sebanyak 27.045 pelanggan dan KLU sebanyak 6.645 pelanggan.

‘’Untuk proses pemasangan sambungan baru, Alhamdulillah kami sudah mampu menekan paling lama lima hari,’’ kata Direktur Utama PDAM Menang Mataram, HL Ahmad Zaini kepada wartawan saat jumpa pers Refleksi Akhir Tahun PDAM Menang Mataram, di kantor PDAM setempat, Jumat sore lalu (28/12).

Zaini mengatakan, dari segi tunggakan, pihaknya berhasil menurunkan jumlah tunggakan yang ada pada 2011 lalu sebesar Rp5,3 miliar, turun menjadi Rp4,4 miliar pada tahun 2012. Hal itu berkat kerja keras yang telah dilakukan selama tahun 2012. Tingginya jumlah tunggakan itu, kata Zaini, karena banyak dinas/instansi yang kehabisan anggarannya, sehingga dinas/instansi bersangkutan terpaksa akan membayar pada Januari 2013 ini. Selain itu, banyaknya rumah yang tak berpenghuni, ini juga menjadi salah satu yang menyebabkan jumlah tunggakan menjadi bertambah, karena pihak PDAM kesulitan melakukan penagihan.

Begitu juga dari segi biaya, pihaknya mampu mengefisiensikan biaya hingga mencapai 16 persen. Artinya, dari total biaya tersebut, pihaknya hanya menggunakannya (realisasi biaya) sampai dengan 84 persen. Meski begitu, tapi pihaknya mampu merealisasi pendapatan mencapai 101 persen lebih. Sehingga, dari pengelolaan itu (masih estimate, Red), ada kenaikan keuntungan sebesar 15 persen.

‘’Pada tahun 2012, kami juga menargetkan air bisa sampai ke Sekotong. Dan airnya itu sekarang sudah sampai ke Sekotong. Pembiayaan kegiatan air ke Sekotong ini murni dari APBN,’’ ungkapnya.

Terkait dengan penilaian berbagai pihak, lanjut Zaini, pihak direksi PDAM Menang Mataram sangat berterima kasih atas adanya kritikan maupun masukan tersebut. Artinya, hal ini sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap PDAM Menang Mataram. Lebih-lebih selama ini, pihaknya telah menunjukkan kinerja yang terbaik di lembaga yang ia pimpin. Seperti penanganan pengaduan misalnya, dari lima jam, mampu dipercepat menjadi tiga jam. Buktinya, jumlah pengaduan yang bisa ditindaklanjuti sebanyak 1.553 pengaduan, dan mampu ditangani pada 2012 sebanyak 1.908 pengaduan. ‘’Soal tidak adanya air baru-baru ini, hal itu lebih diakibatkan oleh persoalan teknis. Pokoknya, dari beberapa indikator terjadi peningkatan dari tahun 2011 lalu,’’ jelasnya.(ar)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply