Penyelenggaraan Haji 2012 Dievaluasi

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Berbagai kendala dan kesulitan yang dialami jemaah haji Kota Mataram pada musim haji 2012 lalu mulai dievaluasi. Pemerintah Kota Mataram dan Kementerian Agama Kota Mataram, Kamis (10/01), mengundang pihak-pihak yang terlibat sebagai petugas pada pemberangkatan haji Kota Mataram tahun 2012, guna menyampaikan permasalahan yang dialami jamaah sejak diberangkatkan, selama menjalankan ibadah, sampai kembali ke Kota Mataram, sebagai bahan evaluasi untuk pemberangkatan jamaah haji Kota Mataram pada musim haji berikutnya.

Pada pertemuan yang dipimpin Assisten II Setda Kota Mataram, H Effendi Eko Saswito ini, Kepala Kementerian Agama Kota Mataram, H Burhanul Islam memaparkan beberapa kendala tekhnis yang dialami oleh jamaah haji asal Kota Mataram, diantaranya mengenai transportasi selama di Makkah dan Armina. Jamaah haji Kota Mataram dilayani oleh perusahaan transportasi yang justeru telah di-blacklist oleh pemerintah pusat.

Begitupun dengan pemondokan, menurut laporan petugas haji Kota Mataram, kebanyakan berada dalam kondisi kurang memadai. ‘’Kekurangan yang ada memang sudah semestinya dimaklumi, karena jamaah sedang dalam situasi ibadah. Tapi, sebaiknya dievaluasi agar di musim haji berikutnya dapat lebih disempurnakan,’’ kata Burhan.

Keluhan sekaligus harapan lain juga sempat dilontarkan oleh para petugas yang hadir dalam pertemuan. Seperti mengenai petugas yang dinilai kurang memiliki bekal yang cukup dalam menjalankan tugasnya membantu jamaah menunaikan ibadah rukun Islam kelima ini. Petugas diharapkan orang-orang yang mampu, baik secara agama, fisik, maupun komunikasi dengan jamaah. Khususnya yang mengerti dan dapat berkomunikasi dalam bahasa arab, meminimalisir kesalah pahaman dengan pekerja setempat.

Sempat disampaikan pula isu yang beredar di kalangan jamaah asal Kota Mataram, mengenai rencana Walikota untuk membantu jamaah dalam pengadaan catering, yang di kalangan jamaah dianggap sebagai janji belaka, tanpa ada realisasinya. Bahkan sempat beredar kabar bahwa Walikota akan membagikan uang sejumlah Rp1 juta untuk masing-masing jamaah sebagai gantinya.

Isu ini ditanggapi oleh Assisten II Setda Kota Mataram, H Effendi Eko Saswito. Mewakili Walikota, Eko menjelaskan bahwa rencana Walikota untuk membantu pengadaan catering ini sebenarnya memang benar adanya. Bahkan, anggaran pun telah dipersiapkan.

Namun, rencana tersebut belum bisa dilaksanakan untuk musim haji tahun 2012. Sedangkan untuk menggantinya dengan uang tunai bukan hal yang memungkinkan, dan justeru dapat dikategorikan melanggar hukum. Tapi, diharapkan rencana pengadaan bantuan catering ini sudah dapat dilaksanakan untuk musim haji akhir tahun 2013. ‘’Begitupun dengan permintaan jamaah untuk dibiayai vaksinasi influenza. Musim haji tahun depan, jamaah haji Kota Mataram akan mendapatkan vaksinasi influenza atas pembiayaan dari Pemkot Mataram,’’ ungkapnya.

Untuk panitia penyelenggara, Eko juga menyampaikan catatan khusus terkait dengan adanya enam orang jamaah asal Kota Mataram yang dititipkan pada pemberangkatan dari provinsi lain. Meski bukan atas kesalahan panitia haji Kota Mataram, hal ini baru pertama kalinya terjadi dan diharapkan tidak terjadi lagi. Meski masih ada banyak catatan, secara umum penyelenggaraan haji tahun 2012 dinilai cukup baik. Seluruh jamaah yang diberangkatkan dapat kembali ke Kota Mataram dengan jumlah yang utuh. Tidak satupun jamaah yang wafat, meskipun beberapa diantaranya sempat mengalami gangguan kesehatan.

Sedangkan permasalahan yang terjadi pada musim haji tahun 2012, akan diselesaikan dan diperbaiki bersama oleh Pemkot Mataram, dan Kementerian Agama Kota Mataram. Untuk masalah yang tidak dapat diselesaikan di tingkat kota, akan disampaikan dan diselesaikan oleh Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat.(ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.