Pelabuhan Lembar Terapkan Sistem Buka-Tutup

PELABUHAN LEMBAR: Kapal terpaksa lego jangkar di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

PELABUHAN LEMBAR: Kapal terpaksa lego jangkar di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

LOBAR, Lomboktoday.co.id—Pelabuhan penyeberangan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), menerapkan sistem buka tutup pelayaran kapal menuju Padangbae, Bali, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan kapal karena tingginya gelombang.

Penerapan sistem ini dinilai sangat efektif, selain untuk keselamatan pengguna jasa penyeberangan, juga untuk menghindari stagnasi atau penumpukan penumpang dan truk pengangkut barang, yang akan menyeberang ke Bali.

Otoritas Pelabuhan Penyebrangan Lembar, Heru Haryanto mengatakan, sistem buka tutup akan berlangsung dengan melihat kondisi cuaca, dengan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasion Selaparang.

‘’Kita lihat keadaan, jika angin semakin kencang, ya terpaksa kita tutup dulu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,’’ jelasnya kepada wartawan.

Menurut laporan yang diterima dari BMKG Selaparang, cuaca buruk dimungkinkan akan terjadi dalam tujuh hari kedepan, dengan tinggi gelombang mencapai 3 sampai 7 meter, dan kecepatan angin  20-30 knot.

Sebelumnya, pada Rabu malam lalu (09/1), sekitar pukul 21.00 Wita, Otoritas Pelabuhan Lembar, terpaksa menghentikan aktifitas pelayaran kapal menuju Pelabuhan Padangbae, Bali, karena tingginya gelombang. Namun kembali dibuka pada Kamis (10/1) pagi, sehingga penumpukan penumpang, truk pengangkut barang dapat dihindari.(hz)

Kirim Komentar

Leave a Reply