Awal 2013, 18 Kasus Bencana di Lotim

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Hingga pertengahan Januari 2013 ini, jumlah bencana alam yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, mencapai 18 kasus, seperti angin puting beliung, banjir, air pasang (ROB).

Dari 18 kasus bencana alam itu, yang paling terbesar adalah kasus bencana alam puting beliung di wilayah Kecamatan Labuhan Haji, yang terjadi baru-baru ini. Merusak ratusan rumah milik warga di Dusun Loang Tuna dan Kembang Kuning, Desa
Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji.

‘’Sejak memasuki tahun 2013 hingga saat ini, jumlah kasus bencana alam yang terjadi mencapai 18 kasus, dan sudah mendapatkan penanganan serius dari Pemkab Lotim,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, H Sirman didampingi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Lotim, Iswan Rachmadi, saat konferensi pers di kantor Bupati Lotim, Jumat (18/1).

H Sirman mengatakan, terhadap berbagai bencana alam yang terjadi, pihak Pemkab Lotim melakukan berbagai langkah untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana, yang dilakukan dengan dua tahapan. Pertama, melalui tanggap darurat untuk menyalurkan bantuan berupa sembako maupun makanan dan minuman. Karena, hal ini akan sangat membantu masyarakat
yang menjadi korban bencana, dan penyalurannya pada saat bencana terjadi.

Kedua, penanganan pasca bencana dengan membantu memperbaiki rumah milik warga yang mengalami kerusakan berat maupun ringan. Ini tentu harus melalui pendataan terlebih dahulu, sehingga menjadi lebih jelas berapa korban dan rumah yang rusak maupun fasilitas lainnya.

Untuk bencana alam puting beliung yang terjadi di Kecamatan Labuhan Haji, masyarakat tidak diungsikan atau dievakuasi ke tempat lain, melainkan masyarakat yang menjadi korban ditampung di rumah keluarganya, dengan tujuan agar harta bendanya aman.

‘’Untung dari 18 kasus bencana alam yang terjadi tidak ada korban meninggal dunia. Cuma masyarakat hanya mengalami kerugian secara material saja, yang rumahnya mengalami kerusakan,’’ ungkapnya.

H Sirman yang juga Kepala Dinsosnakertran Lotim ini menjelaskan, dari data yang diterima mengenai jumlah masyarakat yang menjadi korban bencana alam angin puting beliung di wilayah Kecamatan Labuhan Haji, sebanyak 131 Kepala Keluarga (KK) atau 462 jiwa. Dan rumah yang rusak sebanyak 131 rumah, dengan rincian rusak berat sebanyak 34 unit, rusak sedang dan ringan sebanyak 97 unit.

Di Dusun Loang Tuna, rusak berat sebanyak 29 unit, rusak sedang dan ringan sebanyak 79 unit. Sedang di Dusun Kembang Kuning, rumah yang rusak berat sebanyak 5 unit dan rusak sedang/ringan sebanyak 78 unit.

‘’Pemkab akan memberikan bantuan untuk masyarakat yang rumahnya rusak berat sebesar Rp10 juta dan rusak sedang sebesar Rp5 juta dan ringan sebesar Rp2,5 juta. Total kerugian dari bencana puting beliung di Kecamatan Labuhan Haji mencapai ratusan juta rupiah,’’ ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lotim, Iswan Rachmadi mengatakan, terhadap kasus bencana alam yang terjadi di Kecamatan Labuhan Haji, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat di ruang kerjanya bersama SKPD terkait seperti, Dinsosnakertran, PPKA, PU, Kesehatan, Bakesbangpoldagri, untuk mengatasi permasalahan bencana alam yang terjadi di Labuhan Haji itu.

‘Pak Bupati meminta semua SKPD terkait dengan masalah kebencanaan untuk segera turun lapangan guna membantu masyarakat yang menjadi korban bencana tersebut,’’ katanya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.