Kunjungan Wisatawan ke Lotim Selatan Anjlok

RUSAK: Inilah potret jalan menuju pantai Pink dan pantai Beloam di Lombok Timur bagian Selatan.

RUSAK: Inilah potret jalan menuju pantai Pink dan pantai Beloam di Lombok Timur bagian Selatan.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Kondisi jalan yang rusak di sepanjang jalur wisata pantai Pink, Tanjung Ringgit dan pantai Beloam, sangat mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan pada saat libur panjang akhir pekan lalu.

‘’Jalan rusak yang menuju kawasan wisata, sangat terasa dampaknya terhadap jumlah kunjungan wisata pada libur panjang akhir pekan ini,’’ kata pengelola objek wisata pantai Beloam, Ari, saat ditemui Lomboktoday.co.id di pantai Beloam, Minggu (27/1).

Ari mengatakan, akibat jalan menuju pantai Beloam dan sekitarnya rusak, menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan ke tempat ini mengalami penurunan. Tentu kondisi seperti ini, sangat dikeluhkan, khususnya oleh pengelola wisata di wilayah pantai Beloam dan pantai Pink, serta masyarakat sekitar objek wisata tersebut.

Menurut Ari, biasanya saat kondisi jalan bagus, setiap libur akhir pekan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut membludak. Namun, sejak jalan itu rusak, kondisinya menurun drastis. ‘’Dibandingkan saat jalan masih bagus dengan kondisi saat ini yang sudah rusak, sekitar 40-50 persen penurunannya,’’ ungkapnya.

Kondisi jalan yang rusak ini sudah sering disampaikan ke Pemda maupun anggota DPRD setempat. Tapi, sampai saat ini jalan menuju jalur wisata belum juga kunjung diperbaiki, bahkan kondisinya makin parah.

Karenanya, Ari berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan kondisi jalan ini jika tidak ingin wisata menjadi terpuruk. Karena, jika sektor pariwisata sudah terpuruk, maka tingkat pengangguran pun akan makin bertambah.

‘’Akibat jalan rusak ini, yang rugi bukan hanya kami sebagai pengelola wisata, tapi masyarakat yang berjualan makanan, maupun jasa wisata lainnya,’’ ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan masyarakat sekitar pantai Pink, terutama para pedagang asongan dan pemilik warung makanan di sekitar pantai.

Tanwir, salah seorang warga yang sehari-hari berjualan di lokasi tersebut, merasakan penurunan jumlah wisata. ‘’Dulu, saat jalannya masih bagus, pada libur panjang akhir pekan, pengunjung pantai ramai. Tapi, sekarang malah terus menurun,’’ katanya.

Sementara itu, Ardi, salah seorang pengunjung pantai Pink mengatakan, jalan menuju pantai sangat sulit dilalui kendaraan, mengingat kondisi jalan yang berlubang-lubang. Bahkan, sejumlah ruas jalan juga berlumpur dan tergenang air akibat bekas hujan.(kh)

1 Komentar

  1. aang28/01/2013 at 21:06Reply

    jangan harap wisata ini akan berkembang kalau infrastruktur dan keamanan tak stabil, makanya jangan mau mekar aja jadi kls darimana mau hidupi masyarakat ini kemauan beberapa gelintir orang yang haus ingin jadi pimpinan bila nanti kalah pilkada

Leave a Reply