Dijamin Anggota Panwascam Tak Ada PNS

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lombok Timur, Joyo Supeno menjamin semua anggota Panwaslu tingkat kecamatan se-Lotim, tidak ada yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lagi pula, dalam ketentuan dan aturan yang berlaku, PNS memang tidak diperbolehkan menjadi anggota Panwaslu.

Hal ini, juga dilakukan untuk lebih menjaga kenetralan Panwaslu Kecamatan (Panwascam) dalam memantau proses dan tahapan Pemilukada gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim, 13 Mei 2013 mendatang.

‘’Sampai saat ini, kami belum mengumumkan anggota Panwaslu Kecamatan se-Lotim, karena untuk masing-masing kecamatan akan ditempatkan sebanyak tiga orang anggota Panwaslu kecamatan. Sehingga, total seluruhnya anggota Panwaslu kecamatan yang kita butuhkan sebanyak 60 orang se-Lotim. Dan ditambah lagi satu orang petugas pengawas lapangan yang ditempatkan di masing-masing desa/kelurahan se-Lotim,’’ kata Joyo Supeno didampingi Sekretaris Panwaslu, HM Nasir kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/1).

Joyo Supeno mengatakan, petugas lapangan yang ditempatkan di masing-masing desa/kelurahan ini, mereka bertugas untuk membantu anggota Panwaslu yang ada di kecamatan dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya proses maupun tahapan Pemilukada. Apakah ada yang melanggar aturan atau tidak.

Jumlah masyarakat yang mendaftar menjadi anggota Panwaslu kecamatan se-Lotim mencapai 500 orang. Tapi, yang lulus administrasi 311 orang dan yang mengikuti test and profertest sebanyak 120 orang.

Untuk menentukan kelulusan bagi anggota Panwaslu kecamatan ini, pihaknya akan melakukan rapat pleno dengan anggota Panwaslu lainnya. Karenanya, ia meminta semua anggota Panwaslu kecamatan yang akan dinyatakan lulus nanti, dalam menjalankan tugas memantau pelaksanaan Pemilukada gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim, bisa lebih maksimal. Disamping itu, hendaknya juga harus bersikap lebih netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon.

‘’Anggota Panwaslu harus menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai aturan main yang ada. Kalau ada anggota Panwaslu yang ditemukan melakukan tindakan melanggar kode etik, maka kami akan memproses dan menindak tegas anggota yang melanggar tersebut,’’ ungkapnya.(sr)

1 Komentar

  1. Lalu Hardi Sasnapian30/01/2013 at 6:11 amReply

    harapan kami sebagai masyarakat yang ingin melihat demokrasi ini lebih baik maka tim yang akan menjadi PANWASLU Kecamatan adalah orang yang betul-betul bersih, mau bekerja, dan tidak mementingkan kepentingan golongan mereka, karena saya yakin yang mendaftar jadi PANWASLU Kecamatan ini pasti adalah salah satu pendukung dari calon bupati namun harapan kami disinilah tim betul-betul melkaukan perivikasidan cros cek individu kalau memang betul-betul dibutuhkan

Leave a Reply