Baliho Balon Mulai Ramaikan Lotim

MULAI DIPASANG: Nampak baliho dari paket bacabup/bacawabup Lotim sudah mulai terpasang di lokasi strategis di Lotim, meski KPUD Lotim belum mengumunkan hasil verifikasi calon.
MULAI DIPASANG: Nampak baliho dari paket bacabup/bacawabup Lotim sudah mulai terpasang di lokasi strategis di Lotim, meski KPUD Lotim belum mengumunkan hasil verifikasi calon.
MULAI DIPASANG: Nampak baliho dari paket bacabup/bacawabup Lotim sudah mulai terpasang di lokasi strategis di Lotim, meski KPUD Lotim belum mengumunkan hasil verifikasi calon.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Baliho para paket bacabup/bacawabup Lombok Timur, yang akan bertarung pada Pemilukada Lotim, 13 Mei 2013 mendatang, sudah mulai meramaikan sepanjang jalan maupun tempat strategis di wilayah Lotim. Namun, sampai saat ini pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Timur, sama sekali belum bersikap.

Memang, tujuan pemasangan baliho itu, adalah untuk menyosialisasikan para paket bacabup/bacawabup Lotim kepada masyarakat, agar diketahui dan mendapatkan simpati masyarakat, sehingga nantinya bisa terpilih pada Pemilukada Lotim.

Ketua KPUD Lotim, M Khairul Anwar mengatakan, pihaknya belum berani memberikan sikap tegas terhadap banyaknya baliho paket bacabup/bacawabup Lotim yang dipasangan oleh tim sukses masing-masing, di sepanjang jalan atau tempat strategis yang ada di Lotim. Yakni, mulai dari perbatasan Lotim-Loteng di Jenggik, Kecamatan Terara, maupun Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, sampai ke jalan menuju Pelabuhan Khayangan.

Dan pasangan paket yang sudah mendaftarkan diri ke KPUD Lotim, statusnya masih sebagai bacabup/bacawabup Lotim, dan belum menjadi cabup/cawabup Lotim.

‘’Pengaturan pemasangan baliho, kami akan mulai berlakukan setelah pasangan paket yang sudah mendaftar ke KPUD Lotim itu, memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dan kami akan umumkan nanti siapa pasangan paket yang resmi menjadi cabup/cawabup Lotim periode 2013-2018,’’ kata Khairul Anwar kepada wartawan di kantornya, Jumat (01/2).

Adapun terkait pemasangan baliho yang saat ini sudah mulai dilakukan oleh tim sukses, menurut Khairul Anwar, itu menjadi ranah atau kewenangan Pemda sesuai dengan Perda yang ada. Artinya, apakah baliho yang dipasang itu sudah mendapatkan ijin atau tidak dari Pemda, dengan konsekuensinya harus membayar retribusi atau pajak ke Pemda. Karena, sudah masuk dalam pemasangan iklan atau reklame. Jadi, hal itu menjadi urusan Pemda untuk melakukan penertiban jika dirasa menganggu atau tidak memiliki ijin.

Khairil Anwar menjelaskan, pihaknya tidak ingin ikut campur dalam hal ini. Karena, pemasangan baliho itu ditentukan setelah pengumuman calon dan nomor undi masing-masing paket yang dilakukan secara terbuka pada Maret mendatang.

‘’Kalau kami sudah mulai berlakukan aturan pemasangan baliho, maka jika ada yang melanggar, tentu kami berhak untuk mencabut dan memberikan teguran serta tindakan kepada calon yang melanggar tersebut. Dan, lokasi yang dilarang untuk memasang baliho calon yakni sekolah, tempat ibadah dan kantor pemerintah di Lotim,’’ ungkapnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.