Walikota Upayakan Insentif Marbot Masjid

MAULID NABI: Inilah suasana Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 Hijriyah yang digelar Pemkot Mataram di halam kantor Walikota Mataram, Selasa (05/2).

MAULID NABI: Inilah suasana Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 Hijriyah yang digelar Pemkot Mataram di halam kantor Walikota Mataram, Selasa (05/2).

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 Hijriyah, digelar khidmat di halaman kantor Walikota, Selasa (05/2).

Tampil sebagai penceramah, Syekh Ali Jabir Al-Madani, memberikan tausiyahnya di hadapan jamaah. Hadir juga Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, Sekda Kota Mataram HL Makmur Said, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, camat, lurah hingga para marbot se-Kota Mataram.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, telah menjadi tradisi yang terus dipelihara dan dilaksanakan di Kota Mataram. ‘’Kegiatan ini punya makna positif dalam meningkatkan keteladanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,’’ kata Walikota H Ahyar Abduh.

Pemkot Mataram, kata Walikota, juga rutin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Walikota sebagai Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mataram, melantik pengurus cabang IPHI kecamatan se-Kota Mataram dan melantik Pengurus Forum Komunikasi Marbot Masjid kecamatan se-Kota Mataram.

Menurut Walikota, IPHI memiliki peran sentral sebagai wadah untuk meningkatkan pembinaan dan mensejahterakan haji maupun warga Kota Mataram secara umum. ‘’Bagaimana menjadi haji yang mabrur dan menjadi contoh yang baik bagi warga sekitarnya,’’ ungkapnya.

Sementara Syekh Ali Jabir Al-Madani dalam ceramahnya, mengingatkan semua jamaah jika keberadaan marbot masjid tidak boleh dipandang sebelah mata. ‘’Marbot masjid bisa menjadi ahli surge, karena pekerjaannya yang sangat mulia, mulai dari menjaga, memelihara serta merawat rumah Allah SWT,’’ katanya.

Sebagai hadiah atas dedikasi para marbot, Syekh akan mengajak dua marbot di Kota Mataram untuk mengikuti umroh yang digelar Yayasannya. Hadiah lainnya diberikan juga uang sejumlah Rp10 juta yang diperuntukkan bagi marbot di Kota Mataram.

Dalam momen ini, Syekh mengingatkan jamaah agar peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, bukan hanya diperingati dalam bulan Maulid. Namun, kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, harus tetap diperingati setiap saat dan setiap waktu.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply