Bupati Launching Orientasi Pramuka Kasek se-Lotim

Kegiatan Pembukaan Orientasi Penyegaran dan Pendidikan Gerakan Pramuka bagi kasek se-Lotim, di SDN 1 Anjani, Kecamatan Suralaga, Kamis (14/2).
Kegiatan Pembukaan Orientasi Penyegaran dan Pendidikan Gerakan Pramuka bagi kasek se-Lotim, di SDN 1 Anjani, Kecamatan Suralaga, Kamis (14/2).
Kegiatan Pembukaan Orientasi Penyegaran dan Pendidikan Gerakan Pramuka bagi kasek se-Lotim, di SDN 1 Anjani, Kecamatan Suralaga, Kamis (14/2).

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy melaunching orientasi penyegaran dan pendidikan kepramukaan bagi kepala sekolah (kasek) dan kepala madrasah dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK se-Lotim, di SDN 1 Anjani, Kecamatan Suralaga, Kamis (14/2).

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 20 hari, dengan lokasi yang berbeda-beda sesuai wilayah kecamatan masing-masing. Agar para kasek memahami tufoksinya dalam organisasi kepramukaan yang ada di sekolahnya.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengatakan, pendidikan kepramukaan yang sebelumnya dinamakan kepanduan, merupakan organisasi ektrakulikuler/non formal yang memiliki kegiatan positif, dan sangat berarti bagi setiap anggota pramuka maupun generasi muda untuk bekal mereka di masa mendatang.

Karena itu, keberadaan gerakan pramuka di Lotim, harus ditingkatkan lagi, terlebih dengan dimasukkan pendidikan kepramukaan dalam kurikulum di sekolah, memberikan arti yang paling besar untuk kemajuan gerakan pramuka.

‘’Gerakan Pramuka merupakan ujung tombak dalam memberikan wawasan kebangsaan yang memiliki karakter yang baik bagi generasi muda yang ada di daerah ini. Pramuka dewasa ini, dituntut untuk memberikan terobosan yang baik,’’ katanya.

Ketua Mejelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Lotim ini menjelaskan, saat ini banyak dijumpai para generasi muda di daerah ini tidak memiliki pandangan kedepannya. Jadi, disinilah letak peran gerakan Pramuka untuk memberikan semangat yang tinggi kepada generasi muda dengan berbagai kegiatan positif yang bisa ditularkan ke orang lain.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatikan (Pusdiklat) Kwarcab Lotim, HM Qiyamudin Saman mengatakan, dengan adanya kegiatan orientasi penyegeran dan pendidikan kepramukan ini, diharapkan agar para kasek memahami tufoksinya masing-masing, terutama menjadi majelis pembimbing di tingkat gugus depan, agar kegiatan Pramuka menjadi lebih aktif. Karena, banyak kasek yang tidak mengerti dengan Gerakan Pramuka itu.

‘’Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan orientasi ini mencapai 2.000 orang kasek, baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai aktualisasi diberlakukannya UU Gerakan Pramuka, yang di sekolah sudah masuk dalam kurikulum,’’ katanya.

Kepala Dinas Dikpora Lotim, H Syamsuhaidi menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke semua sekolah di Lotim untuk mengaktifkan kegiatan Gerakan Pramuka. Karena, gerakan kepramukaan ini sangat mulia dalam mencetak generasi muda yang memiliki mental dan watak baik sesuai AD/ART.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.