IFW Ajang Promosi Fesyen ke Dunia

JAKARTA, Lomboktoday.co.id—Tahun 2013 merupakan tahun kedua penyelenggaraan Indonesia Fashion Week (IFW) dengan mengangkat tema ‘Inspiring Indonesia’.

IFW merupakan media informasi bagi para pelaku fesyen untuk memperoleh pengetahuan terhadap pengembangan desain, branding, serta tren mode. ‘’IFW juga menjadi ajang pertemuan bagi pengembangan kreativitas komunitas fesyen Indonesia untuk meningkatkan jejaring kerjasama dengan desainer lokal maupun internasional,’’ kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami, pada konferensi pers pembukaan IFW di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (14/2).

Kemendag akan fokus pada bidang pemasaran dan distribusi produk-produk fesyen, agar dapat menguasai pasar lokal, regional, dan mancanegara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pemanfaatan lembaga bisnis (trading house) serta aktivasi kegiatan temu bisnis antara pelaku fesyen siap ekspor dengan buyers dan investor di dalam maupun luar negeri. Selain itu, untuk memperluas jangkauan pemasaran, akses pasar ke Negara-negara non tradisional seperti Afrika Selatan, Persatuan Emirat Arab, Amerika Latin, Asia Timur dan Asia Tengah juga harus ditingkatkan.

Penyelenggaraan IFW 2013 akan berlangsung selama empat hari ini, dengan menampilkan potensi kekayaan tekstil Nusantara sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang majemuk.

Dukungan pemerintah terhadap IFW merupakan bukti keseriusan bagi pemerintah yang menjadikan ajang ini sebagai salah satu upaya untuk terus mempromosikan dan mengangkat produk fesyen terbaik Indonesia ke mancanegara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama periode tahun 2007-2011, ekspor fesyen Indonesia mengalami tren positif sebesar 12,4 persen, dengan negara tujuan ekspor utama Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Hong Kong, dan Australia. Selama periode Januari-November 2012, data ekspor fesyen mencapai USD 12,79 miliar, meningkat 0,5 persen dibandingkan nilai ekspor periode sebelumnya.

‘’Melihat potensinya yang begitu besar terhadap perekonomian Indonesia, sektor fesyen Indonesia dengan kekuatan lokalnya dapat terus dikembangkan. Sehingga menjadi pusat mode di kawasan regional, serta memainkan peranan penting di tingkat global,’’ ungkapnya.(ami/ar/dag)

Leave a Reply

Your email address will not be published.