Kapolda Cek Kesiapan Pengamanan Pemilukada

CEK PERSONEL: Kapolda NTB, Brigjen Polisi Moch Iriawan saat mengecek personel Polres Lotim guna melihat sejauhmana kesiapan pengamanan Pemilukada, 13 Mei 2013 mendatang.
CEK PERSONEL: Kapolda NTB, Brigjen Polisi Moch Iriawan saat mengecek personel Polres Lotim guna melihat sejauhmana kesiapan pengamanan Pemilukada, 13 Mei 2013 mendatang.
CEK PERSONEL: Kapolda NTB, Brigjen Polisi Moch Iriawan saat mengecek personel Polres Lotim guna melihat sejauhmana kesiapan pengamanan Pemilukada, 13 Mei 2013 mendatang.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Kapolda NTB, Brigjen Polisi Moch Iriawan mengecek kesiapan personel Polres Lombok Timur dalam menghadapi pelaksanakan Pemilukada gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim, 13 Mei 2013 mendatang.

Kapolda NTB langsung bertindak sebagai inspektur upacara pada apel kesiapan pengamanan Pemilukada di Mapolres Lotim, Rabu (20/2). Turut mendampingi Kapolda dalam pengecekan kesiapan itu, para perwira di lingkup Polda NTB.

Kapolda NTB, Brigjen Polisi Moch Iriawan mengatakan, apel kesiapan pengamanan personel Polres Lotim dalam menghadapi Pemilukada gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim, 13 Mei 2013 mendatang, merupakan pengecekan awal yang dilakukan. Mengingat pelaksanakan Pemilukada ini sudah semakin dekat saja. Lebih-lebih penetapan nomor urut calon akan dilakukan pada 26 Maret 2013 mendatang. Kemudian pada April, para calon akan melakukan kampanye, yang tentu membutuhkan pengamanan ekstra dari aparat kepolisian dan dibantu aparat lainnya guna menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan di tingkat daerah tersebut.

‘’Pada pengecekan awal ini, saya melihat kesiapan dari personel Polres Lotim sudah baik, sehingga segala kekurangan yang ada tentu harus dilengkapi, karena masih ada waktu, termasuk semua sarana prasarana penunjang dalam pengamanan Pemilukada nanti,’’ kata Moch Iriawan.

Mantan Direktur Bimas Polda Metro Jaya menekankan kepada semua personel Polri yang ada di wilayah hukum Polda NTB, untuk tetap bersikap netral dan tidak boleh memihak kepada salah satu calon yang akan bertarung pada Pemilukada nanti. Baik di tingkat propinsi, kabupaten Lotim dan Kota Bima yang dilaksanakan secara bersamaan. Jika ada laporan dan ditemukan di lapangan ada oknum anggota terlibat jadi tim sukses, maka sanksi berat akan diberikan pimpinan kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Karena tugas aparat kepolisian sudah jelas, memberikan pengamanan kepada para calon dan masyarakat. Bukan malah menjadi tim sukses dari calon tertentu yang akan merusak dan mencoreng institusi Polri di tingkat Mabes, Polda dan Polres. Sehingga, hal ini harus dihindari oleh semua personel Polri sesuai dengan arahan pimpinan.

‘’Jangan coba-coba anggota bermain pada Pemilukada ini, karena kalau saya terima laporan, maka hari itu juga saya akan proses anggota itu. Jadi, mari kita bersama-sama menjaga institusi ini dengan penuh tanggungjawab dalam melaksanakan tugas sesuai dengan aturan main yang ada,’’ ungkapnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.