Oknum Pecatan Polisi Diciduk

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Tim buru sergap (buser) Polres Lotim bekerjasama Polda NTB menciduk salah seorang oknum pecatan polisi, M Bahtiar (34 tahun), di kos-kosannya, di Gomong Mataram, sekitar pukul 17.00 Wita, Jumat lalu (22/2).

Warga Lenek Tengah, Kecamatan Aikmel, Lotim itu diciduk, karena terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kecamatan Sambelia, Lotim, beberapa bulan lalu. Kini, pelaku mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolres Lotim untuk proses hukum lebih lanjut.

Kopolres Lotim melalui Kaur Bin Ops Reskrim, Ipda Zen Basri saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya berhasil menciduk oknum anggota polisi yang telah dipecat itu, lantaran terlibat dalam kasus beberapa pencurian di wilayah hukum Polres Lotim.

‘’Penangkapan yang kami lakukan itu, tentu atas kerjasama yang baik dengan pihak Polda NTB. Dan oknum pecatan anggota polisi itu, sudah lama menjadi DPO kami. Kami terus-menerus mengejar oknum bersangkutan, tapi baru sekarang berhasil menciduknya,’’ katanya.

Mantan Kanit PPA Reskrim Polres Lotim ini menjelaskan, keberhasilan pihaknya menangkap pelaku, tidak terlepas juga dari informasi yang diperoleh mengenai lokasi persembunyiannya. Itu yang diperdalam dan dikembangkan penyelidikanya, sehingga membuahkan hasil dengan melakukan penggerebekan pada pelaku yang sudah tak bisa memberikan perlawanan dan melarikan diri.

‘’Lokasi persembunyian pelaku sudah terkepung oleh petugas, sehingga dengan mudah petugas langsung meringkus mantan anggota polisi yang terlibat curat itu,’’ ungkapnya.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, diketahui keterlibatan mantan oknum anggota polisi itu dalam berbagai kasus curat. Parahnya lagi, mantan oknum anggota polisi yang saat ini sudah ditangkap itu, ternyata sebagai tempat untuk memperoleh senjata api rakitan bagi para pelaku komplotannya. Terbukti dengan ditemukannya satu senpi rakitan dari salah satu kompolotan pelaku curat di Sambelia saat ditangkap sebelumnya.

‘’Dalam kasus ini, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukum di atas lima tahun penjara. Yang masih DPO komplotan mantan oknum polisi sebanyak dua orang, dan sekarang masih dalam pengejaran petugas,’’ ujarnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.