Pengurus Asbenindo Kota Mataram Dilantik

DILANTIK: Walikota Mataram, H Ahyar Abduh saat melantik pengurus Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) Kota Mataram tahun 2013-2016 di kantor Pengawas Benih Tanaman, Rabu (27/2).
DILANTIK: Walikota Mataram, H Ahyar Abduh saat melantik pengurus Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) Kota Mataram tahun 2013-2016 di kantor Pengawas Benih Tanaman, Rabu (27/2).
DILANTIK: Walikota Mataram, H Ahyar Abduh saat melantik pengurus Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) Kota Mataram tahun 2013-2016 di kantor Pengawas Benih Tanaman, Rabu (27/2).

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Kepengurusan Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) Kota Mataram tahun 2013-2016 dilantik Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, di kantor Pengawas Benih Tanaman, Rabu (27/2).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTB, H Abdul Ma’ad, serta Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, HL Mazhuriadi.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh memberikan apresiasi  terhadap pengukuhan pengurus Asbenindo Kota Mataram yang diketuai Ir Abdullah AK. Walikota berharap, Asbenindo bisa menjadi mitra bagi Pemkot Mataram untuk bersama-sama meningkatkan kualitas produksi pertanian di Kota Mataram. ‘’Saya mengapresiasi terhadap perkembangan pertanian di Kota Mataram,’’ katanya.

Pembangunan di bidang pertanian, kata Walikota, menjadi salah satu directive yang disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Lima directive itu adalah menyangkut pertahanan keamanan di seluruh Indonesia, masih relative tingginya angka kemiskinan, ketahanan pangan, penyiapan tenaga kerja dan reformasi birokrasi. Terkait ketahanan pangan, Walikota menekankan untuk mencapai produksi yang tinggi secara kuantitatif dan kualitatif, kunci utamanya adalah penggunaan benih unggul.

‘’Di sinilah peran Asbenindo. Pemkot sangat konsen bagaimana meningkatkan hasil pertanian di Kota Mataram, karena banyak masyarakat yang bergantung pada bidang pertanian ini,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Asbenindo Ir Abdullah AK, mengatakan, Asbenindo beranggotakan 30 orang, terdiri dari 23 produsen, dan tujuh pedagang penyalur. Asbenindo bermitra kerja dengan petani penggarap se-Kota Mataram yang berjumlah sekitar 2.000 orang. Organisasi profesi ini dibentuk untuk menunjang pembangunan nasional di bidang pertanian dalam usaha memproduksi, memperbaiki dan meningkatkan mutu benih untuk tanaman pangan dan hortikultura di NTB serta Indonesia.

‘’Asbenindo juga berfungsi sebagai wadah koordinasi dan mencegah persaingan tidak sehat antar pelaku usaha perbenihan di Kota Mataram, dan sebagai mitra pemerintah dalam usaha perbenihan,’’ katanya.

Dalam kesempatan itu, Abdullah berharap adanya bantuan permodalan melalui berbagai progam yang ada digulirkan Pemkot Mataram maupun bantuan permodalan dari sektor perbankan. Sebab, kondisi saat ini petani produsen belum mampu meningkatkan luasan maupun produksinya, karena terkendala modal.(ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.