Tiga Pelajar SMKN 1 Selong Diamankan

DIINTROGASI: Tiga pelajar SMKN1 Selong saat diintrogasi petugas Satpol PP Setdakab Lotim.
DIINTROGASI: Tiga pelajar SMKN1 Selong saat diintrogasi petugas Satpol PP Setdakab Lotim.
DIINTROGASI: Tiga pelajar SMKN1 Selong saat diintrogasi petugas Satpol PP Setdakab Lotim.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Sebanyak tiga orang pelajar SMK Negeri 1 Selong berhasil diamankan Satpol PP Setdakab Lotim, di Ganang, Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lotim, sekitar pukul 10.30 Wita, Rabu (27/2).

Ketiga orang pelajar itu, adalah dua orang laki-laki dan satu orang perempuan, yang diduga membolos saat proses kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung. Sehingga, anggota Satpol PP langsung membawa ketiga pelajar itu ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan sekaligus diberikan pembinaan agar tidak melakukan perbuatannya lagi.

Kepala Satpol PP Setdakab Lotim, melalui Kepala Seksi (Kasi) Opstik dan Linmas, L Angkasah saat dikonfirmasi membenarkan bila anggotanya berhasil mengamankan tiga pelajar SMKN 1 Selong  di pemandian Ganang, Desa Kerongkong, saat jam pelajaran berlangsung dan masih menggunakan baju seragam sekolah.

Ketiga pelajar itu datang ke pemandian Ganang dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Satu berboncengan bersama teman wanitanya yang satu sekolah, sedangkan satunya lagi menggunakan sepeda motor sendiri.

‘’Kami mengamankan tiga pelajar itu, karena mereka keluyuran pada jam pelajaran berlangsung, apalagi menggunakan pakaian seragam di lokasi yang sepi. Kami juga mengamankan dua unit sepeda motor milik pelajar tersebut ke kantor Satpol PP,’’ katanya.

Angkasah menjelaskan, pelajar yang diamankan ini, akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Termasuk membuatkan surat pernyataan yang diisi oleh pelajar bersangkutan dengan disaksikan oleh kepala sekolah atau guru tempat mereka mengeyam pendidikan dan orang tuannya.

Setelah itu, baru pihaknya akan menyerahkan kembali ketiga pelajar yang diamankan karena membolos itu, kepada pihak sekolah untuk diberikan pembinaan agar tidak meninggalkan sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung dengan menggunakan seragam sekolah.

‘’Pelajar yang keluyuran pada jam pelajaran berlangsung, diancam dengan Perda Ketertiban dan Ketentraman Umum yang didalamnya berbunyi dilarang pelajar berada di luar sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung,’’ ungkapnya.(sr)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.