14 Kadus Keluhkan Kartu Jamkesmas

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Sebanyak 14 kepala dusun (Kadus) di Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Lombok Tengah mengeluhkan kartu Jamkesmas yang diterima oleh warganya.

Pasalnya, warga yang dulu mendapatkan kartu Jamkesmas, sekarang tidak lagi mendapatkan kartu. Adapula warga yang orangtuanya mendapatkan kartu, tapi anaknya tidak mendapatkan. Begitu juga sebaliknya, ada warga yang anaknya mendapatkan kartu, tapi orangtuanya tidak mendapatkan.

‘’Banyak kekeliruan identitas warga yang tertera pada kartu Jamkesmas itu. Ada warga yang orangnya perempuan, di kartu Jamkesmas itu berjenis kelamin laki-laki dan juga sebaliknya,’’ kata Kadus Bundadak, Abdul Hamid kepada Lomboktoday.co.id di kantor Desa Bunut Baok, Praya, Loteng, Senin (04/3).

Bahkan, lanjut Abdul Hamid, ada warga yang belum menikah mendapatkan kartu Jamkesmas, tapi di kartunya itu tertuang sudah menikah, dan ada juga yang alamatnya salah.

Kepala Desa Bunut Baok, Yasir pun mengakui hal itu. Dari 14 kadus di wilayah Desa Bunut Baok, rata-rata permasalahan pada kartu Jamkesmas itu, banyak kekelirun data atau identitas warga.

‘’Ada warga saya bernama Nurhidayah yang masih sekolah berobat ke Rumah Sakit dengan menggunakan kartu Jamkesmas, ditolak oleh pihak Rumah Sakit karena kesalahan identitas pada kartu Jamkesmasnya. Statusnya sudah menikah, sedangkan di KTP-nya belum menikah,’’ katanya.

Nurhidayah berobat ke Rumah Sakit, kata Yasir, dengan menggunkan kartu Jamkesmas, dua hari lalu, yakni pada Jumat (01/3), mengingat kartu Jamkesmas tersebut diberlakukan pada 28 Februari 2013.

Terkait kartu Jamkesmas yang salah data identitas warga, pihaknya dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar kartu Jamkesmas tersebut bisa dipergunakan oleh masyarakat. ‘’Jumlah warga kami yang menerima kartu Jamkesmas sebayak 3.473 kartu dari penduduk kami yang berjumlah 10.100 jiwa lebih di 14 dusun yang ada,’’ katanya.(ros)

Kirim Komentar

Leave a Reply