Pemkab Bayar Sisa Ganti Rugi Lahan

LAHAN: Lahan warga yang hingga saat ini belum dibebaskan oleh Pemda.

LAHAN: Lahan warga yang hingga saat ini belum dibebaskan oleh Pemda.

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai membayar sisa ganti rugi lahan warga di lokasi pembangunan bendungan Dam Pandandure yang belum terbayarkan pada 2012 lalu.

Pembayarannya dengan menggunakan anggaran pembebasan lahan yang diambilkan dari APBD Lotim tahun 2013 sebesar Rp7,5 miliar dan APBD NTB sebesar Rp5 miliar. Hal ini dilakukan mengingat target Pemkab Lotim maupun Pemprop NTB dalam pembebasan lahan tersebut harus sudah tuntas pada tahun ini.

‘’Pembayaran sisa lahan warga yang belum dibebaskan itu, sudah mulai dilakukan sejak Minggu kemarin, sebagaimana yang diharapkan warga,’’ kata Assisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Lotim, H Sahabudin kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (04/3).

Sahabudin menjelaskan, dalam membebaskan lahan warga di lokasi pembangunan Dam Pandandure, dengan melihat data jumlah lahan maupun pekarangan yang harus dibebaskan. Agar jelas dan tidak menjadi persoalan kedepannya. Begitu juga Pemda, tentu sudah memiliki tim sembilan yang menangani masalah pembebasan lahan itu, dengan bantuan dari pemerintahan kecamatan, kepala desa dan dusun di dalam menentukan lokasi-lokasi lahan yang akan menjadi skala prioritas untuk dibebaskan.

‘’Dalam pembebasan ini, kami juga bekerjasama dengan pihak proyek, mana yang menjadi skala prioritas untuk dibebaskan. Pembebasan dengan menggunakan blok-blok juga menjadi pertimbangan kami dalam membebaskan lahan itu,’’ ungkapnya.

Mantan Kabag Humas Setdakab Lotim itu menambahkan, pihaknya juga hingga saat ini masih mengklarifikasi jumlah lahan yang akan dibebaskan dengan pihak propinsi. Karena, ada yang harus disinkronkan supaya lebih jelas, dan dalam pembebasan lahan warga tidak ada kendala maupun permasalahan yang ditemukan di lapangan. Apalagi masyarakat yang lahannya belum dibebaskan itu, mendesak Pemda untuk segera membayar ganti rugi tersebut.

‘’Pemprop dan Pemkab sudah berkomitmen untuk menuntaskan sisa lahan yang belum dibebaskan dengan menggunakan dana sharing yang ada. Dari informasi yang kami terima dari pihak proyek, kalau pada bulan September 2014 mendatang, bendungan Dam Pandandure itu sudah mulai digenangi air,’’ ujarnya.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply