Rekanan SIM RSUD Praya Sudah Ditahan

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Rekanan pengadaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Rumah Sakit Umum Daerah Praya, Loteng, yakni Direktur CV Geonet Makasar, Lalu Mas’ud Kolah, sudah ditahan sejak 4 Februari 2013 lalu.

Lalu Mas’ud Kolah yang menjadi tersangka dalam pengadaan SIM di RSUD Praya Tahun 2009 lalu itu, saat ini masih berada di Rutan Praya, Loteng.

‘’Tersangka Lalu Mas’ud Kolah masih dalam proses penyidikan, dan tidak menutup kemungkina masih ada tersangka lain lagi yang terlibat  dalam pengadaan SIM di RSUD Praya,’’ kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Praya, Apriyanto Kurniawan kepada wartawan di Praya, Senin (04/3).

Apriyanto Kurniawan menjelaskan, penahanan terhadap tersangka ini, masih dalam masa perpanjangan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 40 hari, dengan alasan siapa tahu tersangka akan melarikan diri, mengingat tersangka berdomisili di Makasar.(ros) 

Response (1)

  1. Saya koq liatnya ini kasus dipaksakan, krn desakan publik,pers dan lsm. Mana ada perangkat, jaringan dan software sim rsud diindonesia slsi 1 tahun anggaran, emang berapa M anggarannya ? jangan2 bikin program asaln mau dibilang pelayanan berbasis teknologi Harusnya minimal 3 tahun bahkan ada yg 5 tahun baru RSUD bisa fungsikan optimal Tapi salute atas upaya kejaksaan dan pihak terkait, ada ngk kerugian negaranya ? (LHP inspektorat, BPK dan BPKP ada ngk ??) Jangan sampai penegakan hukum menjadi dalih penzaliman krn penzaliman an hukum adalah tirani sejati di negeri ini.

    Dari mantan narapidana tipikor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.