Pengamanan Pemilukada Diajukan Rp3 M

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilukada bupati/wabup Lotim, 13 Mei 2013 mendatang, pihak Polres Lombok Timur akan mengajukan anggaran pengamanan sebesar Rp3 miliar kepada Pemkab Lotim.

‘’Setelah kami menyusun rencana anggaran biaya (RAB) pada proposal pengajuannya, kami membutuhkan anggaran pengamanan Pemilukada itu sebesar Rp3 miliar,’’ kata Kapolres Lotim, AKBP Agus Nugroho kepada wartawan di pendopo bupati Lotim, Selasa (05/3).

Agus Nugroho menjelaskan, awalnya dalam penyusunan anggaran untuk pengamanan Pemilukada yang dilakukan oleh stafnya mencapai Rp6 miliar. Tapi setelah dikroschek dengan teliti berbagai rincian anggarannya, memang anggaran Rp6 miliar itu sangat besar. Karena, di dalam penyusunan itu, terdapat kesalahan penulisan angka. Seharusnya angka yang benar ditulis  sebesar Rp300 juta, tapi ditulis sebesar Rp3 miliar.

Ini yang membuat besar biaya pengamanan Pemilukada itu, sehingga angka yang salah itu sudah diminta untuk diganti secara realistis tanpa ada yang ditambah maupun dikurangi. Mengingat pihaknya selalu terbuka dan akuntabilitas dalam menganggarkan dan menggunakan anggaran yang ada.

‘’Semoga apa yang menjadi usulan kami bisa diperhatikan oleh Pemkab Lotim mengenai kebutuhan anggaran pengamanan Pemilukada nanti. Ada atau tidaknya anggaran dari Pemkab, kami akan tetap melakukan pengamanan Pemilukada,’’ ungkapnya.

Mantan Kapolres Dompu ini menambahkan, dalam pengamanan Pemilukada nanti, pihaknya sudah meminta bantuan ke Polda NTB untuk penambahan personel dari Brimob Kepala Dua Depok dan Jawa Timur, termasuk Brimob dan Dalmas Polda NTB. Sehingga, semua itu membutuhkan anggaran makan-minum selama pengamanan berlangsung. Karena, bila hanya mengandalkan anggota Polres Lotim saja, tidak cukup untuk melakukan pengamanan.

‘’Kami mengharapkan agar pelaksanaan Pemilukada di Lotim berjalan aman dan tertib dengan dukungan penuh dari masyarakat Lotim,’’ ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengatakan, pada APBD Lotim maupun APBD NTB 2013, tidak ada alokasi biaya pengamanan Pemilukada. Karena, sesuai pengalaman pada Pemilukada 2008 lalu, anggaran pengamanan berasal dari pemerintah pusat.

Meski demikian, di KPUD NTB terdapat anggaran pengamanan sebesar Rp5 miliar, yang sasaran penggunaannya untuk pengamanan Pemilukada gubernur/wagub NTB, bupati/wabup Lotim dan walikota/wawali Bima. ‘’Meski tak ada dalam alokasi, tapi Pemda akan tetap membantu sesuai dengan kemampuan yang ada, agar pelaksanaan Pemilukada berjalan dengan sukses dan aman,’’ katanya.(sr)

Kirim Komentar

Leave a Reply