Biaya Pengamanan Pemilukada Masih Dibicarakan

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Kalangan DPRD Lombok Timur akan meminta Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy memberikan anggaran untuk pengamanan Pemilukada bupati/wabup Lotim yang diajukan oleh pihak Polres Lotim. Mengenai besarannya, pihaknya terlebih dahulu akan mengkomunikasikan dengan eksekutif.

‘’Kami akan bicara dengan Pak Sukiman (Bupati Lotim, Red) masalah permintaan Polres Lotim mengenai bantuan biaya pengamanan Pemilukada,’’ kata Wakil Ketua DPRD Lotim, Daeng Paelori kepada wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (07/3).

Daeng Paelori mengatakan, dalam rapat pembahasan APBD Lotim 2013 beberapa waktu lalu, memang mengenai biaya pengamanan Pemilukada itu tidak dimasukkan oleh eksekutif. Tapi, masalah ini baru muncul pada saat APBD 2013 Lotim sudah disahkan. Meski begitu, Pemkab Lotim perlu memberikan biaya pengamanan Pemilukada yang diajukan oleh pihak Polres setempat. Sebab, pengamanan Pemilukada yang dilakukan oleh aparat kepolisian ini sangat ekstra dan sifatnya tidak rutinitas, melainkan sekali dalam lima tahun.

‘’Menyangkut berapa jumlah dana pengamanan yang dibutuhkan, yang tahu kan aparat polisi. Yang penting, anggaran pengamanan yang diminta ini harus diberikan oleh Pemkab Lotim,’’ ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Lotim lainnya, H Khairul Rizal. Ia mengatakan, idealnya Pemkab Lotim memberikan anggaran untuk pengamanan Pemilukada Lotim sebesar Rp1 miliar, jika melihat pengalaman-pengalaman dari beberapa Pemilukada kabupaten/kota di luar daerah. Dimana, Pemda-nya memberikan bantuan anggaran pengamanan sebesar Rp1 miliar.

‘’Untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Lotim bisa mengambilkan dari dana tak terduga. Memang ada anggaran pengamanan Pemilukada dari Pemprop NTB, tapi itu jumlahnya sangat minim sekali kalau dibagi ke 10 kabupaten/kota se-NTB. Jadi, Pemkab Lotim harus tetap memberikan biaya pengamanan Pemilukada untuk Polres Lotim,’’ katanya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published.