Siswa Diminta Tak Percaya Kunci Jawaban

DOA DAN ZIKIR: Suasana doa dan zikir bersama menghadapi UN di Masjid At-Taqwa Mataram.

DOA DAN ZIKIR: Suasana doa dan zikir bersama menghadapi UN di Masjid At-Taqwa Mataram.

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Walikota Mataram, H Ahyar Abduh meminta kepada seluruh siswa, khususnya kelas XII yang akan mengikuti Ujian Sekolah  (US) dan Ujian Nasional (UN), agar tidak percaya dengan adanya kunci jawaban, tapi harus percaya kepada diri sendiri.

‘’Sebagai tanda orang beriman, jangan sekali-kali percaya dengan adanya kunci jawaban yang beredar, baik yang didapat langsung, apalagi dikirim melaui SMS,’’ kata Walikota Mataram, Ahyar Abduh saat memberikan pengarahan kepada sekitar lima ribu siswa kelas XII pada acara doa dan zikir bersama jelang UN di Masjid At-Taqwa Mataram, Jumat (08/3).

Selain dihadiri oleh seluruh jajaran dunia pendidikan di Kota Mataram, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi sekaligus memberikan tausiyah kepada siswa-siswi Kota Mataram. Dari pada siswa mengikuti kunci jabawan yang tidak jelas, sambung Walikota, sebaiknya para siswa lebih konsen mempersiapkan diri menghadapi UN secara maksimal secara akademis, mental dan spiritual.

Di sisi lain, Walikota mengingatkan agar para orang tua juga ikut mengawasi anak-anaknya serta memberikan motivasi, sehingga anak-anak bisa lulus UN dengan kualitas dan kuantitas yang membanggakan. ‘’Insya Allah bisa lulus 100 persen,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi yang berkesempatan hadir dan memberikan tausiyahnya juga menyampaikan kepada siswa untuk terus berihtiar dan tidak lupa berdoa. Berikhtiar tentunya belajar sesuai dengan kurikulum dan acuan-acuan yang telah ditetapkan secara bersungguh-sungguh.

‘’Karena Allah telah menjanjikan kepada umatnya, bahwa barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkan hasil yang maksimal. Ikhtiar dengan doa tidak boleh dilupakan, karena itu merupakan bagian yang sangat penting,’’ katanya.

Pada akhir tausiyahnya, TGB tidak lupa membacakan doa kepada semua siswa, agar tahun ini bisa lulus 100 persen dan siap menjadi pemimpin masyarakat secara lahir dan bathin.

DOA DAN ZIKIR: Suasana siswa kelas XII se-Kota Mataram saat doa dan zikir di Masjid At-Taqwa Mataram.

DOA DAN ZIKIR: Suasana siswa kelas XII se-Kota Mataram saat doa dan zikir di Masjid At-Taqwa Mataram.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), H Fatwir Uzair mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya persiapan menghadapi UN bagi siswa kelas XII terdiri dari 24 sekolah SMA, 12 MA dan 18 SMK se-Kota Mataram yang akan berlangsung pada 15-18 April mendatang, atau terhitung tinggal 36 hari.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram, H Ruslan Effendi menyebutkan, jumlah siswa yang akan mengikuti UN sebanyak 6.447 orang, tapi yang hadir di tempat ini sekitar 5.000 lebih, yang merupakan siswa Muslim.

‘’Sedangkan siswa-siswa non muslim, sudah terlebih dahulu melakukan kegiatan serupa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing,’’ katanya usai mengikuti doa dan zikir.

Dengan melihat berbagai usaha dan upaya pihak jajaran pendidikan, Ruslan optimis tahun ini tingkat kelulusan SMA/sederajat bisa 100 persen.(ar)

Kirim Komentar

Leave a Reply