Dam Pandandure Jangan Dipolitisir

DAM PANDANDURE: Inilah lahan warga yang telah dibebaskan untuk pembangunan Dam Pandandure. Dok/Lomboktoday.co.id
DAM PANDANDURE: Inilah lahan warga yang telah dibebaskan untuk pembangunan Dam Pandandure. Dok/Lomboktoday.co.id
DAM PANDANDURE: Inilah lahan warga yang telah dibebaskan untuk pembangunan Dam Pandandure. Dok/Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy meminta kepada semua cabup/cawabup Lotim yang akan bertarung pada Pemilukada Lotim pada 13 Mei mendatang, untuk tidak menjadikan masalah pembangunan Bendungan Dam Pandandure sebagai isu politik. Karena pembangunan Dam Pandandure itu, anggarannya sudah jelas, yakni berasal dari pemerintah pusat.

‘’Siapapun yang terpilih menjadi bupati/wabup Lotim nanti, Dam Pandandure harus tetap dibangun. Karena, tidak ada sangkut pautnya dengan masalah Pemilukada’’ katanya.

Sukiman Azmy mengatakan, dirinya melihat di tengah-tengah masyarakat Lotim, masalah pembangunan Dam Pandandure itu dijadikan komoditas politik oleh bacabup/bacawabup tertentu untuk membuat masyarakat menjadi bingung. Padahal, pembangunan Dam Pandandure itu tidak ada persoalan dalam pembangunan fisiknya, karena anggaran dari pemerintah pusat sudah jelas.

Sedangkan dari Pemprop NTB bersama Pemkab Lotim saat ini tengah bersama-sama untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan warga yang belum tuntas. ‘’Mari bersama-sama untuk mengajarkan masyarakat mengenai pendidikan politik yang baik dan cerdas, dengan tidak memainkan isu yang membuat masyarakat resah dan bingung,’’ ungkapnya.

Sukiman Azmy yang juga mantan Dandim 1615 Lotim ini menjelaskan, selain isu pembangunan Dam Pandandure, dihembuskan juga isu mengenai Dermaga Labuhan Haji yang menilai Pemkab Lotim saat ini tidak komitmen untuk melanjutkan menyelesaikan pembangunan dermaga tersebut.

Pada prinsipnya, Pemkab Lotim akan menjalankan semua program pembangunan di Lotim sepanjang tujuannya baik untuk masyarakat dan anggarannya tersedia. Tapi semua itu, tentu harus mengedepankan skala prioritas. ‘’Apapun akan kami lakukan selama masih mampu, yang penting untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Lotim,’’ ujarnya.(sr)

Responses (3)

  1. makanya ente harus konsekuen sukiman jadi bupati kok bodoh banget semua pembiayaan proyek APBD harus ditetapkan bersama DPR dan Bupati itu namanya keputusan politik, maka jangan banyak janji kosong 1 M per desa itu uang dari mana, dari embah lo itukan program capres yang dulu yang akan dijadikan bahan politik kembali oleh Gerindara n golkar utang proyek aja belon lunas tambah defisit 95 M . saya tahu ente ini takut sama famornya alkhair adu program dong jangan nyebarkan fitnah aja kerjaan lo. ok

  2. Justru sukimanlah yang bodohi masyarakat banyak janji dan munafik dulu lo mengatakan tidak akan mencalon diri jadi bupati cukup sekali saja saya punya kliping pernyataan lo di media, nyatanya lo berkaor-kaor nyalon lagi karena keenakan diatas akhirnya ndak mau turun. Di Pr Baya lo dikucek-kecek masa sampai lari tunggang langgang kayak pengecut sampai kena bogem mentah tak mampu selesaikan masalah pasir besi, PD selapang n PDAM yang selalu rugi malu dong. masalah pelabuhan lo tak bisa selesaikan dengan berbagai alasan padahal pelabuhan ini ada sejak zamana belanda, masak pinteran lo ame blanda jujur aja lo tak bisa cari duit, ADD Desa TA 2012 belum lunas 2 tahap ditambah sertifikasi guru yang belum dibayar apalagi kekurangan harga beras PNS TA 2010-2011 dikemanakan uangnya, belon lagi hutang pada pemborong/CV padahal kerjaan dah slese dan parah lagi anggaran defisit 95 M oleh karena iu jangan terlalu banyak bacot klo untuk menutupi kekurangan lo, banyak ngaca dong.

  3. memercik air di dulang terpercik muka sendiri bukankah 1 M perdesa program pusat kenapa dipolitisir jaganlah bodohi kami terus dengan janji2 kosong ngaku ajalah klo anda tak bisa slese kan labuhan haji & pandan duri defisit anggaran aja sekarang udah 95 M, mau dibawa kemana lombok timur ini. lomboktoday komen ini jangan anda cut lagi biar masyarakat tau yang sebenarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.