NTB Masuk 10 Besar Swasembada Beras

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam sepuluh besar swasembada beras di Indonesia.

Berdasarkan sensus penduduk Indonesia, angka konsumsi beras per tahunnya mencapai 139,15 per kapita atau setiap bulannya, konsumsi beras sebanyak 2,7 ton per kapita.

‘’Produksi padi kita dalam empat bulan terakhir ini masih aman. Karena, tingkat produksi panen kita selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga NTB masuk dalam 10 besar swasembada beras,’’ kata Direktur Jenderal Pasca Panen Kementerian Pertanian, Pende Dadih Permana saat menghadiri panen raya di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Loteng, Selasa (26/3).

Pende Dadih Permana mengatakan, pada tahun ini, Ditjen Ketahanan Pangan mengangarkan Rp148,931 miliar dari APBN untuk SL-PTT padi, jangung, dan kedalai untuk daerah NTB. SL-PTT ini dikawal lebih ketat lagi, agar hasil produksi meningkat di sektor pertanian. Kegiatan SL-PTT ini, diharapkan bisa dijadikan pembelajaran bagi petani dalam meningkatkan hasil panen, baik itu dalam peroses penanaman dan pemiliharaan tanaman dari hama penyakit, dan penanganan pasca panen, sehingga hasil
produksi pertanian bisa meningkat.

‘’NTB juga salah satu penghasil kedelai terbesar. Tingkat produksi petani kedelai sudah mendekati hasil standar nasioanal,’’ ungkapnya.(ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *