Ketua dan Sekretaris Hanura Lotim Dicopot

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Lombok Timur, H Abdul Wahab dan Sekretaris, Saparudin, dicopot dari jabatannya oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Nusa Tenggara Barat.

Dimana, pemecatannya dilakukan pada 23 April 2013 atau sehari setelah penutupan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 yang dilakukan KPU.

Selanjutnya, DPD Partai Hanura NTB menunjuk dan mengangkat, H Rumaksi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Hanura Lotim dan Sekretaris, Fadil Naim yang juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPC Hanura Lotim.

Pencopotan H Abdul Wahab sebagai Ketua DPC Partai Hanura Lotim dan Saparudin sebagai Sekretaris dilakukan DPD Partai Hanura NTB, karena dinilai tidak menjalankan aturan partai berkaitan dengan masalah pencalegan kader Hanura untuk Pemilu  Umum Legislatif (Pileg) tahun 2014.

Ketua DPD Partai Hanura NTB, H Mudahan H saat dikonfirmasi membenarkan bila pihaknya telah mencopot ketua dan sekretaris DPC Hanura Lotim, lantaran dinilai tidak menjalankan AD/ART dan PO organisasi partai, terutama mengenai masalah pencalegan Pileg Lotim.

Begitu juga DPC Hanura Lotim, tidak mematuhi arahan dari DPD dalam penetapan Daftar Caleg Sementara (DCS) dari Partai Hanura yang telah didaftarkan ke KPU Lotim. Karena, sesuai mekanisme yang ada di Partai Hanura, dimana DCS tingkat kabupaten ditetapkan oleh DPD, sedangkan untuk DCS tingkat propinsi ditetapkan oleh DPP.

‘’DPC Hanura Lotim tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan oleh partai mengenai DCS tersebut, sehingga DPD mengambil sikap tegas memecat H Abdul Wahab dan Saparudin sebagai ketua dan sekretaris Hanura Lotim. DPD telah mengangkat H Rumaksi sebagai Plt Ketua DPC Hanura Lotim dan Fadil Naim sebagai Sekretarisnya, tertanggal 23 April 2013,’’ ungkapnya.

Mudahan menjelaskan, seharusnya DPC Partai Hanura Lotim memperhatikan kader terbaiknya untuk didudukkan dalam DCS Pileg 2014. Karena, hal itu merupakan masa depan partai. Jadi, dengan mau tidak mau, mendapat perhatian serius dari DPD terkait masalah DCS yang terjadi di Lotim.

Adapun terkait mengenai pencopotan ketua DPC Hanura Lotim, tentunya tidak berpengaruh terhadap proses Pemilukada yang sedang berlangsung saat ini. ‘’Keputusan yang kami ambil ini sudah dipertimbangkan matang-matang oleh partai sebelum terjadi masalah yang lebih besar lagi.Kami telah melaporkan permasalahan ini ke DPP Hanura,’’ ujarnya.

Hal senada dikemukakan Ketua Dewan Pertimbangan DPC Partai Hanura Lotim, Fadil Naim. Ia menegaskan, pencopotan ketua dan sekretaris DPC Hanura Lotim yang dilakukan DPD, tentu ada alasan yang bisa dipertangggungjawabkan. Bukan asal copot tanpa alasan yang jelas.

Itu berkaitan masalah DCS yang didaftarkan ke KPU Lotim, dengan banyaknya kader terbaik Hanura Lotim yang selama ini telah memberikan pengorbanan untuk kemajuan Hanura di Lotim. ‘’Yang jelas, DPD telah mengangkat Plt Ketua Hanura Lotim dan Sekretaris untuk menjalankan roda organisasi. Dalam DCS itu terdapat tujuh kader terbaik Hanura yang terdepak, dengan memasukkan sebagai besar kader di luar partai dalam DCS tersebut,’’ katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Hanura Lotim, Saparudin mengatakan, tidak pernah ada pemecatan atau pergantian Ketua dan Sekretaris Hanura Lotim oleh DPD. Karena, suratnya tidak ada diterima, bahkan pihanya memiliki SK dari DPD Hanura NTB mengenai kepengurusannya. ‘’Tidak ada pengurus DPC Hanura Lotim yang dicopot oleh DPD Hanura NTB, karena kami masih memegang SK kepengurusan dari DPD Hanura NTB,’’ katanya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *