Solar Mulai Langka di Loteng

HABIS: Terlihat petugas SPBU sedang berdiri, karena BBM jenis solar sudah habis.
HABIS: Terlihat petugas SPBU sedang berdiri, karena BBM jenis solar sudah habis.
HABIS: Terlihat petugas SPBU sedang berdiri, karena BBM jenis solar sudah habis. Dok/Lomboktoday.co.id

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Setelah pemerintah pusat merencanakan kebijakan untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kini kelangkaan BBM di semua daerah mulai terasa.

Di wilayah Lombok Tengah misalnya. Sesuai pantauan Lomoktoday.co.id di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di beberapa titik di Lombok Tengah, bila pagi hari tidak terlihat ada satu pun kendaraan roda empat maupun jerigen yang akan mengisi BBM jenis solar. Justeru yang terlihat plang bila BBM jenis solar sudah habis.

Beda halnya dengan BBM jenis premium, terlihat banyak kendaraan roda dua, kendaraan roda empat maupun jerigen yang sedang ngantre mengisi premium.

Salah seorang petugas operator SPBU Puyung, Usman mengatakan, kelangkaan BBM jenis solar ini sudah mulai terjadi lantaran jatah dari Terminal BBM Ampenan datangnya agak siang. Sehingga, pada pagi hari, BBM jenis solar tidak ada (habis).

‘’Jatah BBM jenis solar dari Terminal BBM Ampenan yang didistribusi setiap hari sebanyak 5.000 liter,’’ katanya kepada Lomoktoday.co.id di SPBU Puyung, Jumat (03/5).

Dan jatah sebanyak 5.000 liter per hari itu, katanya, sudah selama satu pekan ini stoknya selalu habis. Betapa tidak, hanya bertahan 2-3 jam, stok sebanyak 5.000 liter itu pasti habis terjual. Sehingga, stok untuk BBM jenis solar tidak bisa ada sampai sore hari.(ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *