30 Peserta Ikuti Tes Pendamping KTKPM

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Sebanyak 30 orang peserta mengikuti tes seleksi pendamping Kekerasan Tenaga Kerja Pekerja Migran (KTKPM) di NTB, yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (07/5).

Untuk Propinsi NTB, hanya tiga kabupaten yang mendapat bantuan KTKPM untuk TKI yaitu Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Barat. Jumlah peserta tes pendamping KTKPM untuk masing-masing kabupaten yakni Lombok Tengah sebanyak 12 orang, Lombok Timur Sembilan orang dan Lombok Barat Sembilan orang.

‘’Seleksi tes pendamping KTKPM ini, dilakukan oleh tim dari propinsi dan dari pihak Kementerian Sosial. Tesnya itu berupa tes tulis dan tes wawancara. Jumlah pendamping yang dibutuhkan dalam KTKPM ini, Lombok Tengah sebanyak tiga orang, Lombok Timur tiga orang, dan Lombok Barat dua orang,’’ kata Kasi Bencana Alam Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, Ahmad Wilda kepada wartawan di kantornya, Selasa (07/5).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, M Nazili dalam sambutannya saat membuka tes pendamping KTKPM itu mengharapkan, seleksi pendamping KTKPM ini nanti, supaya menghasilkan orang-orang yang berkomitmen dan mau bekerja keras dalam membina para TKI yang dideportase. Sehingga mereka bisa meningkatkan ekonominya.

Lombok Tengah, kata dia, merupakan daerah sumber pengirim TKI terbanyak di NTB. Dan para TKI yang bekerja di luar negeri itu, banyak yang keluar dari perusahaannya, sehingga mereka bekerja tanpa izin (illegal) di luar negeri.

‘’Banyak persoalan TKI yang terjadi di luar negeri. Pemerintah daerah sudah melakukan upaya untuk mengatasi persoalan yang dihadapi oleh para TKI itu. Pemerintah daerah juga terbentur dengan anggaran yang minim, dan saya berharap Kementerian Sosial agar memberikan program–program kepada para TKI yang bermasalah, sehingga penghasilan mereka bisa lebih baik lagi,’’ katanya.(ros)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *