Pusat Bangun Lima Bendungan di NTB

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun lima buah bendungan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain bendungan Dam Pandandure yang kini sedang dalam proses pengerjaan fisik, masih ada empat bendungan lagi yang akan dibangun. Diantaranya; bendungan Tanjung Mila di Dompu, bendungan Mujur di Lombok Tengah, bendungan Bintang Banu di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), satunya lagi belum ditentukan lokasinya.

‘’Di Indonesia akan dibangun 25 buah bendungan, lima diantaranya dibangun di NTB,’’ terang Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Patoyo Soebandriyo di lokasi pembangunan proyek Dam Pandandure, Rabu (15/5).

Patoyo mengatakan, dengan dibangunnya lima bendungan di NTB oleh pemerintah pusat, tak lain bertujuan semata-mata untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat di daerah ini. Sehingga, para petani nanti tidak lagi akan mengalami kekurangan air pada musim kemarau. Karena dari waktu ke waktu, NTB telah melakukan berbagai kegiatan peningkatan usaha produksi pertanian untuk masyarakat. Mulai dengan adanya sistem Gogo Rancah pada pemerintahan sebelumnya, kemudian beralih kepada yang lebih baik lagi.

‘’Dengan selesainya pembangunan bendungan Dam Pandandure ini nanti, tentu akan bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di Lotim, khususnya di wilayah bagian Selatan yang saat ini masih kekurangan air untuk kebutuhan lahan pertanian,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi membenarkan bila pemerintah pusat akan membangun lima bendungan di NTB. Seperti bendungan Tanjung Mila di Dompu, Bintang Banu di KSB. Bendungan Mujur di Loteng akan bersinergi dengan Dam Pandandure, Suangi, Lotim. Dan kelima, lokasinya belum ditentukan. ‘’Kami mengharapkan pemerintah pusat akan membangun enam bendungan, bukan lima dalam rangka meningkatkan prioritas ketahanan pangan di NTB secara berkelanjutan,’’ ungkapnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *