Menurun Tingkat Partisifasi Pemilih di Lotim

Ketua Divisi Logistik KPU Lotim, Khalidi.
Ketua Divisi Logistik KPU Lotim, Khalidi. Dok/Lomboktoday.co.id

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Tingkat partisifasi pemilih di Kabupaten Lombok Timur dalam Pemilukada bupati/wabup Lotim dan gubernur/wagub NTB tahun 2013 mengalami penurunan sebesar satu persen lebih, bila dibandingkan dengan tingkat partisifasi pemilih tahun 2008 lalu. Dimana, pada Pemilukada 2008 lalu, tingkat partisifasi pemilih mencapai 76 persen, tapi pada Pemilukada tahun ini tingkat partisifasi pemilih mencapai 75 persen.

‘’Kami akui kalau tingkat partisifasi pemilih di Lotim itu mengalami penurunan, tapi tidak terlalu signifikan,’’ tegas Ketua Divisi Logistik KPU Lotim, Khalidi kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/5).

Khalidi mengatakan, dari jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 868.082 pemilih, tapi yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada sebanyak 652.889 pemilih, sehingga ada sekitar ratusan pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Hal itu terjadi, menurut Khalidi, tidak terlepas dari banyaknya masyarakat Lotim yang pergi bekerja ke luar negeri. Sehingga yang bersangkutan tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada tersebut. Padahal, KPU Lotim telah banyak memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Lotim, agar menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada bupati/wabup Lotim dan gubernur/wagub NTB.

‘’Partai politik juga memiliki kewajiban untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa memberikan hak suaranya dalam Pemilukada. Mengingat ini bukan saja tugas KPU untuk memberikan pemahaman dan pengertian agar masyarakat menggunakan hak pilihnya, tapi menjadi tugas kita semua,’’ ungkapnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *