Paket SUFI Siap Ajukan Gugatan ke MK

2 minutes reading
Tuesday, 21 May 2013 15:15 0 747 Abdul Rasyid Zaenal

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Pasangan cabup/cawabup Lotim, HM Sukiman Azmy-HM Syamsul Luthfi siap mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terutama terkait adanya dugaan kecurangan dalam Pemilukada bupati/wabup Lotim yang dinilai merugikan paket SUFI. Seperti halnya dalam proses rekapitulasi di tingkat KPPS, PPS, PPK dan KPU Lotim, termasuk masalah lainnya.

Informasi yang berhasil dihimpun Lomboktoday.co.id menyebutkan, semua data dugaan kecurangan dalam Pemilukada bupati/wabup Lotim sudah diinventalisir, dengan bukti-bukti menguatkan untuk dibawa ke MK sebagai bukti atas penyelenggaraan Pemilukada di Lotim yang diduga syarat dengan permaianan.

Cabup Lotim, HM Sukiman Azmy saat dikonfirmasi wartawan di Pasar Masbagik, Selasa (21/5) mengatakan, mengenai gugatan ke MK terhadap hasil rekapitulasi Pemilukada Lotim itu, dirinya menyerahkan ke tim advokasi untuk melaksanakannya. Saat ini, tim advokasi itu tengah bekerja melengkapi semua hasil temuan di lapangan, yang dikuatkan oleh bukti dan saksi-saksi. Sehingga dalam waktu tiga hari ini, pihak masih sedang melakukan kajian terhadap semua hasil temuan dugaan kecurangan dalam Pemilukada tersebut.

‘’Saat ini kami sedang melakukan kajian terhadap data yang telah masuk, untuk dijadikan acuan nanti, apakah data itu mencukupi untuk melakukan gugatan ke MK atau tidak,’’ ungkapnya.

Ketua Tim Advokasi dan Hukum Paket SUFI, H Hulain mengatakan, gugatan ke MK akan segera dilayangkan, apalagi dengan adanya bukti-bukti yang ditemukan di lapangan mengenai dugaan kecurangan dalam proses Pemilukada di Lotim, yang dinilai mencedarai demokrasi ini. Begitu juga dengan banyaknya data baru yang ditemukan, sehingga ini akan menjadi barang bukti pihaknya di MK nanti.

‘’Kami akan menggugat penyelengara Pemilukada dari dua sisi yakni kualitatif dan kuantitatif. Besok pagi (Rabu, Red), kami akan berangkat ke MK untuk melayangkan surat gugatan,’’ katanya.

Sementara itu, Ketua Divisi Hukum KPU Lotim, M Saleh mengatakan, sah-sah saja paket calon merasa keberatan terhadap hasil Pemilukada Lotim dengan melayangkan gugatan ke MK. Karena, dalam Undang-Undang sudah diatur, yang tentunya harus dibuktikan dengan data-data yang kuat.

Adapun proses dalam melayangkan gugatan ke MK, harus memperoleh SK penetapan hasil Pemilukada dari KPU Lotim, seperti hasil rekap maupun lainnya yang berkaitan dengan masalah gugatan tersebut. ‘’Tiga hari setelah penetapan hasil Pemilukada, gugatan itu harus dilaporkan ke MK oleh paket calon yang merasa dirugikan. 14 hari setelah itu, baru dilakukan sidang dan putusan oleh MK. Dan apapun keputusan MK, maka kami akan tetap melaksanakannya.(sr)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA