Warga Gili Sunut Temukan Mayat Mengapung di Laut

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Setelah tiga hari menghilang, akhirnya Amak Sukman (50 tahun), warga Pijot Utara, Kecamatan Keruak, Lotim, ditemukan meninggal dunia mengapung oleh warga di wilayah Perairan Gili Sunut, Kecamatan Jerowaru, Sabtu (25/5), sekitar pukul 09.00 Wita.

Kondisi korban saat ditemukan sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap dan membengkak di seluruh tubuhnya. Korban yang ditemukan warga itu, hanyut dari kali di dekat rumahnya saat sedang mandi, Kamis lalu (23/5), sekitar pukul 18.00 Wita, karena waktu itu arus kali sangat deras.

Saat ini, korban sudah dikembalikan ke pihak keluarganya, setelah dilakukan evakuasi oleh Tim SAR Lotim yang datang ke lokasi penemuan setelah tiga hari dilakukan pencarian korban di jalur kali tempat hanyut sampai ke laut.

Salah seorang petugas SAR Lotim, Iwan Rahardi saat dikonfirmasi membenarkan bila tim SAR berhasil menemukan jasad Amaq Sukman, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

‘’Kami mendapatkan laporan mengenai penemuan mayat korban sekitar pukul 11.00 Wita, sehingga tim SAR bergerak ke TKP untuk melakukan evakuasi terhadap mayat korban. Korban hilang sejak Kamis lalu dan baru ditemukan hari Sabtu kemarin oleh warga Gili Sunut,’’ katanya.

Iwan Rahadi yang biasa disapa Bojul ini menjelaskan, tim SAR Lotim dengan seluruh kemampuannya melakukan pencarian terhadap korban, setelah menerima laporan mengenai adanya warga Pijot Utara yang hilang terseret air kali saat mandi.

Pihaknya langsung menelusuri jalur kali tempat pertama kali korban terseret arus kali, sampai ke ujung batas kali sampai ke wilayah pantai. Tapi, selama dua hari pencarian, tim SAR tidak menemukan apa-apa. Namun, tidak patah semangat dan terus melakukan pencarian sampai korban ketemu. ‘’Dua hari korban tidak ditemukan, tapi pada hari ketiga baru ditemukan jasad korban dengan kondisi sudah meninggal dunia dan sungguh memprihatinkan. Dan jasad korban sudah dikembalikan ke pihak keluarganya untuk dikuburkan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Camat Jerowaru, Purnama Hadi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warganya di Gili Sunut mengenai adanya penemuan mayat yang sudah meninggal dunia dan mengapung di tengah laut dengan kondisi tubuh yang sungguh memprihatinkan. Pada saat korban ditemukan, warga Gili Sunut yang berprofesi sebagai nelayan akan berangkat mencari ikan, tapi dikagetkan dengan adanya mayat yang mengapung di tengah laut. Kemudian hal itu dilaporkan ke pihak kecamatan, aparat kepolisian dan tim SAR Lotim untuk dilakukan evakuasi.

‘’Saat ditemukan, warga memang tidak mengenal jasad korban, tapi setelah tim SAR datang baru diketahui identitas korban,’’ ungkapnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *