12 Desa di Loteng Akan Mekar

LOTENG, Lomboktoday.co.id—Sebanyak 12 desa dari 139 desa yang ada di Kabupeten Lombok Tengah, akan melakukan pemekaran desa. Dari 12 desa induk itu, akan dimekarkan mejadi 16 desa baru.

Kabag  Administrasi Pemerintah Umum (APU) Setdakab Loteng, Lalu Herdan mengatakan, sesuai Surat Keputusan Bupati Loteng, HM Suhaili FT Nomor 525 tahun 2011 tentang Penetapan Hasil Tim Verivikasi Usulan Pemekaran Desa di Kabupten Lombok Tengah, dalam lampirannya menyebutkan dari 12 desa yang mengusulkan pemekaran, satu desa ada yang dimekarkan menjadi dua atau tiga desa, sehingga nanti akan ada sebanyak 16 desa baru.

Ke-12 desa yang akan mekar itu, diantaranya; Desa Dasan Baru mekar menjadi Pangaga Kecamatan Batukliang, Desa Kopang Rembiga mekar menjadi Kopang Baru, Kecamatan Kopang, Desa Loang Maka akan mekar menjadi Desa Prako dan Desa Tibu Sisok, Kecamatan Janapria, Desa Ganti mekar menjadi Desa Pengongok dan Desa Jera Puri, Kecamatan Praya Timur, Desa Beber mekar menadi Lendang Temple, Kecamatan Pujut, Desa Kelebu mekar menjadi Desa Lelang, Kecamatan Praya Barat.

Selain itu, Desa Soba mekar menjadi Desa Jangana, Desa Bringe Kecamatan Batukliang Utara, Desa Beleke mekar menjadi Desa Beleke Daye dan Desa Lebe Sane, Kecamatan Janapria, Desa Pengengat mekar menjadi Desa Dadap, Kecamatan Pujut, Desa Pengembur mekar menjadi Koerome Jati, Kecamatan Pujut, Desa Mangkung mekar menjadi Desa Jangkih Jawa, Kecamatan Praya Barat Daya dan Desa Batu Jangkih mekar menjadi Desa Pandan Tinggang, Kecamatan Batukliang.

‘’Rencana usulan pemekaran desa ini sudah lama, yakni sejak tahun 2010-2011 lalu, dan dilakukan verifikasi tahun 2011. Kita juga akan usahakan secepatnya untuk pengusulan Raperdes untuk dibahas bersama pihak legislative, sehingga pemekaran desa itu bisa dilaksanakan tahun 2013 ini,’’ ungkap Lalu Herdan disela-sela acara hearing bersama Forum Pemekaran Desa Kabupaten Loteng di ruang rapat kantor DPRD Loteng, Senin (27/5).

Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Loteng, H Karim menjelaskan, terkait usulan pemekaran desa itu, pihaknya hanya menunggu dari pihak eksekutif untuk mengajukan Raperdesnya guna dibahas di tingkat legislative. Sehingga pemekaran desa itu bisa terlaksana pada tahun 2013 ini.

Di tempat terpisah, Sekretaris BPMD Loteng, Lalu Rinjani menambahkan, pihaknya akan mengecek kembali kesiapan lahan untuk membangun kantor desa yang akan dimekarkan tersebut. Karena, hal itu adalah syarat wajib yang harus dipenuhi bagi desa yang ingin mekar.(ros)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *