Petugas SPBU Dinilai Abaikan Rekomendasi Pembelian

LOTIM, Lomboktoday.co.id—Dinas ESDM, Perindustrian dan Perdagangan (ESDM, PP) Kabupaten Lombok Timur menilai para petugas SPBU di Lotim banyak yang mengabaikan surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang dikeluarkan dinas terkait.

Dimana, petugas SPBU tidak mengecek surat rekomendasi yang dibawa para pedagang eceran maupun lainnya saat membeli premium dan bensin di SPBU. Padahal, hal itu sudah menjadi kewajiban sebagai petugas SPBU untuk memeriksa surat rekomendasi itu, apakah masih berlaku atau tidak.

‘’Kami lihat banyak petugas SPBU yang mengabaikan surat rekomendasi pembelian yang dibawa warga saat membeli bensin dan solar di SPBU,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan Dinas ESDM, PP Lotim, Wasilun kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (11/6).

Wasilun mengatakan, pihaknya seringkali memberikan teguran kepada pemilik SPBU di Lotim agar benar-benar melakukan pemeriksaan secara teliti surat rekomendasi yang dibawa para pedagang eceran maupun warga saat membeli premium dan solar di SPBU. Dengan begitu, akan diketahui berapa jumlah BBM yang harus diberikan kepada para pedagang pengecer maupun warga yang mengantongi rekomendasi tersebut.

‘’Kalau ada warga yang melakukan pembelian, tapi tidak bisa menunjukkan surat rekomendasinya, maka pihak SPBU boleh untuk tidak melayaninya. Karena, di dalam surat rekomendasi itu sudah tertera dengan jelas berapa jumlah BBM yang harus dibeli oleh warga, dan menjadi kewajiban petugas untuk mengisinya pada setiap pembelian. Dan kami terus memberikan peringatan kepada semua pemilik SPBU di Lotim,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Lotim, Jalaludin mengatakan, pihaknya hanya bertugas untuk mengeluarkan rekomendasi kepada para pengecer yang mengajukan permohonan. Masing-masing pengecer diberikan jatah untuk membeli premium dan solar antara 500 liter hingga 1.500 liter.

Adapun menyangkut pelaksanaan di lapangan, sudah menjadi tugas pihak SPBU untuk mengecek rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihaknya. Sehingga, akan terlihat siapa-siapa yang masih jatahnya dan yang sudah habis. ‘’Pada tahun ini saja, kami telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pembelian premium dan solar kepada masyarakat sebanyak 1.270 rekomendasi, baik untuk pembuatan baru maupun perpanjangan. Dalam pembuatan surat rekomendasi itu, kami melakukan verifikasi bagi setiap permohonan yang masuk,’’ ujarnya.(sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *