Bertambah Honor Guru SMALB

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Sebanyak 12 orang guru bidang studi keterampilan di Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkat SMA di Propinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2013 ini mendapat honor masing–masing Rp1,250 juta per bulan.

Kepala Bidang SBI dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Propinsi NTB, Hariyadi Widiyatmoko mengatakan, pada tahun 2013 ini jumlah guru swasta yang mengajar bidang studi keterampilan bagi siswa SMALB di NTB bertambah dan honor yang diterima dari Kemendikbud RI juga bertambah.

‘’Tahun 2013 ini, sebanyakl 12 guru keterampilan SMALB honornya bertambah menjadi Rp1.250.000 per bulan. Kalau dibandingkan tahun sebelumnya, memang ada penambahan baik dari segi jumlah guru maupun honornya. Dimana, tahun 2012 lalu, jumlah guru sebanyak 10 orang dengan honor yang diterima sebesar Rp1 juta per bulan,’’ katanya kepada wartawan di kantornya, Senin (17/6).

Hariyadi Widiyatmoko mengatakan, guru yang honor di SMALB khusus mengajar di bidang keterampilan, mulai diberikan honor sejak 2010 lalu. Pada tahun 2010, jumlah guru SMALB di Propinsi NTB yang mengajar keterampilan mendapatkan honor sebanyak enam orang guru dengan nominal uang honor diterima sebesar Rp750 ribu per bulan. Begitu juga pada tahun 2011, jumlah guru yang mengajar keterampilan di SMALB dan nominal honor yang diterima sama seperti tahun 2010.

Pada tahun 2012 lalu, lanjutnya, Dinas Dikpora Propinsi NTB mengusulkan agar Kemendikbud RI menambah jumlah guru penerima honor yang mengajar keterampilan. Sehingga jumlah guru penerima honor bertambah menjadi 10 orang dengan uang honor yang diterima bertambah menjadi Rp1 juta per bulan. ‘’Tahun 2013 ini, Kemendikbud kembali menambah jumlah guru menjadi 12 orang dan uang yang diterima pun bertambah menjadi Rp1.250.000 per bulan,’’ ungkapnya.

Dari 12 guru asal NTB yang menerima honor sebagai guru yang mengajar bidang studi keterampilan di SMALB itu, sebagian besar dari Kota Mataram dengan jumlah enam orang guru diantaranya mengajar seni, tata boga, olahraga dan perbengkelan. Selanjutnya Lombok Barat dua orang guru, Lombok Timur satu orang guru, Lombok Tengah satu orang guru, Bima satu orang guru dan Sumbawa satu orang guru. ‘’Tahun depan kita berharap akan ada penambahan jumlah guru dan nominal guru yang diterima,’’ ujarnya.(mn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *