Puluhan Siswi SMA Diduga Berprofesi “Ayam Abu-Abu”

10563
ilustrasi/www.lomboktoday.co.id

MATARAM,Lomboktoday.co.id – Sedikitnya 50 orang oknum pelajar SMA yang masih aktif sebagai siswi di sejumlah SMA di Kota Mataram, disebut-sebut berprofesi “Ayam Abu-Abu”.

Layaknya fenomena Ayam Kampus atau mahasiswi yang nyambi mencari uang sebagai pemuas nafsu lelaki hidung belang, puluhan oknum siswi SMA berseragam putih abu ini, juga melakukan hal yang sama dan terlibat dalam jaringan prostitusi terselubung di Kota Mataram, yang kasusnya sedang ditangani di Polda NTB.

ilustrasi/www.lomboktoday.co.id
ilustrasi/www.lomboktoday.co.id

Maraknya siswi SMA yang menjadi “ayam abu-abu” itu terungkap setelah penyidik Polda NTB memeriksa LP (21), warga Lombok Barat. Sebelumnya pada Rabu (19/6) lalu, LP digerebek oleh petugas Polda NTB dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat), di sebuah hotel di Cakranegara. Saat itu LP tertangkap tangan saat sedang mengantarkan tiga orang pelajar masing-masing SNH, MDA, dan A, kepada lelaki hidung belang yang sudah menunggu di hotel itu.

“Dari tersangka LP dan tiga orang pelajar itu, penyidik mendapatkan ada sekitar 50 nama lagi siswi SMA dan SMP di Mataram yang terlibat dalam jaringan LP,” kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein, Senin (24/6).

Menurutnya, polisi masih mendalami dan mengembangkan penyelidikan ke arah puluhan nama yang disebut-sebut itu. Hal ini dilakukan untuk mengungkap jaringan prostitusi terselubung yang diduga mengeksploitasi pelajar setingkat SMA dan SMP di Kota ini.

Sukarman menambahkan, LP yang masih diperiksa intens, kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 2 ayat 2 dan ayat 1 UU nomor 21 tahun tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO). Jika terbukti bersalah, LP bakal terancam hukuman pidana minimal tiga tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Ia juga terancam hukuman membayar denda minimal Rp120 juta dan maksimal Rp600 juta.

Informasi yang dihimpun lomboktoday menyebutkan, praktik prostitusi melibatkan pelajar ini sudah berlangsung cukup lama. Modusnya, mucikari seperti LP mencari lelaki hidung belang yang ingin menikmati kehangatan tubuh si “ayam abu-abu”. Jika klien sudah didapat dan harganya cocok, si mucikari kemudian menghubungi beberapa oknum pelajar berprofesi ganda itu untuk dipertemukan dengan klien pemesan yang biasanya sudah membooking kamar hotel. Si lelaki hidung belang kemudian bisa memilih sesuai selera ayam abu-abu yang dibawa mucikari tersebut. gra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here