BNN RI Musnahkan 13,4 Kg Sabu-Sabu

MATARAM,Lomboktoday.co.id –  Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memusnahkan sekitar 13.423,28 gram atau 13,4 Kg narkotika jenis sabu-sabu, Senin (1/7) di halaman parkir kantor BNN di Jakarta.

Belasan kilogram sabu-sabu yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang berhasil disita BNN dalam dua pengungkapan kasus di Medan dan Simalungun, Sumatera Utara.

“Dari dua kasus yang diungkap oleh BNN itu, jumlah barang bukti sabu yang berhasil disita adalah sebanyak 13.516,02 gram yang kemudian disisihkan sebanyak 92,74 gram untuk keperluan laboratorium atau pembuktian perkara. Barang bukti ini yang kemudian kita musnahkan,” kata Kabag Humas BNN RI, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, Senin (1/7) melalui sebuah keterangan pers yang diterima redaksi Lomboktoday.co.id di Mataram.

Ia menjelaskan, dalam kasus Medan, pihak BNN RI bersama BNN Provinsi Sumatera Utara berhasil mengamankan empat orang tersangka yang diduga merupakan jaringan sindikat narkoba internasional yang beroperasi di wilayah Medan, Sumatera Utara. Mereka masing-masing berinisial YHS, S, M alias T, dan HD, ditangkap pada 29 Mei di tempat yang berbeda-beda dengan total barang bukti mencapai 6 Kg lebih sabu-sabu.

Pengungkapan jaringan ini bermula dari tertangkapnya tersangka S diamankan di sekitar jalan Pemuda, Medan, karena kedapatan memiliki 21 gram sabu.

Dari penangkapan S, papar Sumirat, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka YHS beserta rekannya M alias T, di sebuah ruko kuning yang berada di jalan Kolonel Sugiono, Medan.

“Di ruko tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 6.582,3 gram sabu, 47 butir ekstasi seberat 15,9 gram, serbuk ekstasi seberat 178,4 gram, 2 unit mobil mewah, dan uang tunai sebesar Rp 235 juta lebih yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika,” katanya.

Sumirat menjelaskan, dari pengembangan pemeriksaan tersangka M alias T, petugas akhirnya berhasil pula mengamankan tersangka lainnya di kamar sebuah penginapan di Medan yakni tersangka HD dan seorang wanita berinisial TA dengan barang bukti 0,8 gram sabu. Sedangkan di kamar lainnya, yang berdampingan dengan kamar pertama, petugas berhasil mengamankan dua orang wanita berinisial PA dan FA dan mengamankan barang bukti berupa 2 gram sabu serta 14 butir ekstasi yang disimpan dalam brankas milik M alias T.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa YHS yang merupakan mantan pengacara dan pemimpin salah satu media massa di Medan, ini telah menjalankan bisnis terlarang ini sejak tahun 2011,” jelasnya.

Sementara untuk kasus Simalungun, Sumirat menjelaskan, petugas BNN mengamankan dua tersangka  berinisial IS dan JS pada 14 Juni. Keduanya diamankan di jalan Afdeling Alaras, Desa Pondok XII, Simalungun, Sumatera Utara, dengan barang bukti berupa 6.912,72 gram sabu.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa seorang pria berinisial IS akan mengirim narkotika jenis sabu kepada seseorang. Petugas BNN menemukan mobil tersangka IS dari arah lima puluh melaju menuju Pematang Siantar Simalungun diikuti oleh mobil milik tersangka JS. Di jalan Afdeling, mobil tersangka IS berhenti dan menghampiri mobil tersangka JS dengan membawa ember plastik dan memasukkannya ke dalam mobil tersebut.

Petugas BNN kemudian memergoki mereka dan melakukan penggeledahan terhadap mobil kedua tersangka. Petugas berhasil menemukan ember plastik yang berada di lantai jok sebelah kiri depan mobil yang digunakan tersangka JS yang ternyata berisi tujuh bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 6.912,72 gram.

“Dari hasil penyidikan diketahui bahwa sabu tersebut berasal dari Malaysia dan rencananya setelah sabu ini diterima oleh tersangka JS akan diberikan kepada seseorang lainnya yang belum diketahui identitasnya,” katanya.

Sumirat mengatakan, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) jo pasal 127 huruf a dan b undang-undang no. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Hingga pemusnahan barang bukti yang ke-17 pada Senin (1/7) itu, BNN telah memusnahkan barang bukti sabu sebanyak 62.061,4 gram; 375,5 gram ganja; 17.749 butir ekstasi; dan 56 gram serta 75 butir prekursor narkotika. GRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *