Sabang-Merauke Tumbuhkan Semangat Toleransi Generasi Muda

MATARAM,Lomboktoday.co.id – Organisasi Sabang-Merauke menginisiasi program Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali (Sabang-Merauke), untuk menumbuhkan semangat toleransi generasi muda di Indonesia.

Mengambil masa liburan sekolah, selama dua minggu ini, Sabang-Merauke mempertemukan sejumlah anak sekolah dari berbagai daerah dengan bermacam latar belakang etnis dan agama bertemu di Jakarta untuk saling bertukar pengalaman sejak Sabtu (29/6) lalu.

Selain saling mengenal dan bertukar cerita, 10 Anak Sabang Merauke  (ASM) itu akan mengikuti serangkaian kegiatan di Jakarta hingga 14 Juli mendatang.

“Mereka rata-rata masih duduk di bangku SMP dan datang dari 9 kota yang berbeda. Mereka ini mempresentasikan beragam etnis berbeda yang mewakili 5 agama yang berbeda pula. Kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat toleransi di tengah generasi muda melalui program Sabang Merauke ini,” kata Furiyani Nur Amalia, salah satu tim perumus program Sabang-Merauke, melalui rilis pers yang diterima redaksi lomboktoday.co.id di Mataram, Senin (1/7).

Menurut dia, Sabang-Merauke adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan membuka cakrawala anak-anak Indonesia dengan fokus pada pentingnya pendidikan, toleransi dan ke-Indonesiaan.

Dalam program ini anak-anak dari berbagai daerah diajak untuk merantau sebentar dan tinggal dengan keluarga angkat di tempat baru selama liburan sekolah, dan kemudian kembali ke daerah asalnya.

“Sabang-Merauke bertujuan membuka cakrawala anak-anak Indonesia, mendorong anak-anak Indonesia dalam merayakan perbedaan dan pengertian atas toleransi, mengajak anak Indonesia untuk merasakan Indonesia seutuhnya, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai pintu pilihan,” katanya.

Melalui pertukaran pelajar, paparnya, anak tersebut akan berpikiran lebih terbuka karena mendapatkan exposure terhadap tempat, orang dan kebudayaan yang berbeda hingga akhirnya mereka lebih mampu menerima perbedaan sebagai sebuah kewajaran yang bermuara pada sikap toleran.

Selama berada di Jakarta, ASM akan mengikuti berbagai kegiatan antara lain Technology Day, Career Day, Art Day, Religious & Cultural Diversity Day, dan masih banyak lagi.

Saat menerima kunjungan AMS di Balai Kota, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama menyatakan mendukung penuh gerakan Sabang-Merauke dengan memfasilitasi para ASM untuk Career Day dimana anak-anak tersebut akan melakukan kunjungan ke Balai Kota untuk mengetahui pekerjaan sebagai pemimpin daerah.

“Toleransi merupakan salah satu tulang punggung Pancasila yang sekarang ini seringkali diabaikan. Suatu perubahan dimulai dari langkah-langkah kecil untuk akhirnya dapat mempengaruhi masyarakat pada umumnya. Hal tersebut tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan,” kata Basuki Purnama.

Menurut Ahok, gerakan seperti Sabang-Merauke adalah salah satu contoh inisiatif yang dapat membuka cakrawala akan pentingnya toleransi dan ke-Indonesiaan.

“Kami menyambut baik 10 Anak Sabang-Merauke di Jakarta untuk dapat saling berbagi, dan belajar selama dua minggu mereka liburan sekolah. Saya berharap program grassroot seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk menciptakan hubungan yang lebih harmonis antar masyarakat Indonesia,” tukasnya. GRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *