8 Parpol Disurati Terkait “Dewan Loncat Pagar”

LOTIM,Lomboktoday.co.id – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur melayangkan surat kepada delapan pimpinan Partai Politik (Parpol) yang kadernya pindah ke parpol lainnya alias loncat pagar untuk kepentingan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2014.

Hingga kini tercatat sebanyak 13 orang anggota DPRD Lotim yang melakukan praktikn loncat pagar. Diantaranya dari Partai Demokrat (PD), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Pelopor Indonesia (PPI) dan Patriot Pancasila.

“Kami akan surati parpol yang kadernya duduk menjadi anggota DPRD Lotim pindah ke parpol lainnya, untuk segera mengusulkan PAW,” terang Wakil Ketua DPRD Lotim, Daeng
Paelori di ruang kerjanya, Rabu (3/7).

Dijelaskannya, pimpinan dewan memberikan kesempatan kepada parpol untuk segera memproses PAW kadernya sampai tenggang waktu 14 hari sejak surat permakluman itu
diberikan. Akan tetapi kalau sampai waktu yang telah ditentukan tidak direspon dengan baik.

Maka tentunya kami akan mengambil sikap dengan pimpinan dewan akan mengusulkan PAW anggota DPRD Lotim yang pindah partai tersebut. Dengan mengajukan ke Gubenur NTB
melalui Bupati Lotim untuk dibuatkan SK perberhentian dan pergantian dengan kader anggota parpol yang berhak untuk mengganti anggota DPRD tersebut. Sementara dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor : 161/3294/S.J tertanggal 24 Juni 2013 tentang PAW DPRD karena menjadi anggota parpol lain dan mengundurkan diri.

“Dalam SE Mendagri itu sudah jelas disebutkan, sehingga tentunya pimpinan DPRD Lotim akan tegas masalah ini,” ujar Daeng Paelori.

Lebih jauh Daeng yang juga Ketua Partai Golkar Lotim menilai anggota DPRD Lotim yang pindah partai itu ada asumsi kalau mereka menyerahkan keputusan kepada Parpolnya untuk memprosesnya. Karena mereka beranggapan kalau parpolnya tetap akan mempertahankannya mereka dengan tidak akan memprosesnya.

Namun kalau itu sampai terjadi maka tentunya yang akan menerima akibatnya adalah anggota DPRD yang bersangkutan, dengan akan di coret dalam Daftar Calon Tetap (DCT)
Pileg untuk Lotim tahun 2014 mendatang. Karena mereka tidak mau mengundurkan diri sebagaimana aturan yang telah ada.

“Silahkan kepada parpol untuk segera proses PAW kadernya yang pindah parpol, agar nantinya tidak ada yang dirugikan,” ujar Wakil Ketua DPRD Lotim, Daeng Paelori.  SR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *